KETUA PRABU PEDULI LINGKUNGAN SIMPUL CIKARANG BARAT IKUTI EDUKASI DAN SIMULASI MESIN MOTAH, DUKUNG PENANGANAN SAMPAH

 

Bekasi | Krimsus86.com – Ketua Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat bersama jajaran anggota mengikuti kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi penggunaan Mesin Olah Runtah (MOTAH) yang digelar di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/7/2026).

Berita Lainnya

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan program unggulan yang diinisiasi melalui Markas Besar (Mabes) TNI dalam mendukung penanganan persoalan sampah di berbagai daerah. Mesin MOTAH diharapkan mampu membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk melalui proses pengolahan yang lebih efektif sehingga dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

Acara edukasi dan simulasi ini dihadiri oleh Dandim Kabupaten Bekasi, Danramil Cikarang Barat, Kapolsek Cikarang Barat, para tokoh masyarakat, serta perwakilan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sistem kerja Mesin Olah Runtah (MOTAH), mulai dari tata cara pengoperasian, proses pengolahan sampah, hingga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat apabila teknologi tersebut diterapkan secara optimal.

Ketua Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat, Rudi Opu, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan edukasi dan simulasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Mesin MOTAH menjadi salah satu solusi yang dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan, terutama terkait keterbatasan lahan pembuangan dan tingginya biaya pengelolaan.

“Semoga Mesin MOTAH ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan persampahan. Dengan teknologi ini, diharapkan pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Rudi Opu juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pencemaran.

Dengan adanya edukasi serta penerapan teknologi pengolahan sampah seperti Mesin MOTAH, diharapkan pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lebih baik dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

(Dwi Eko//Red)

Pos terkait