BANGGAI KEPULAUAN Krimsus86.com – Sebuah rumah milik warga di Jalan KRI Imam Bonjol, Kelurahan Salakan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, hangus terbakar akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik saat pengisian daya telepon seluler (HP), Jumat (29/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA.
Kasi Humas Polres Banggai Kepulauan, Ipda Ridwan Sunge, S.H., menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik Saiful Abas alias Efron (49). Berdasarkan hasil keterangan saksi di lokasi, sumber api diduga berasal dari kamar rumah yang saat itu digunakan untuk mengisi daya telepon seluler.
Peristiwa bermula ketika Moh. Fadil Abas (16), anak pemilik rumah, sedang menunggu ponselnya yang tengah diisi daya. Ponsel tersebut diketahui memiliki kondisi baterai yang sudah tidak stabil dan sering mengalami panas berlebih. Selain itu, colokan listrik yang digunakan juga kerap mengeluarkan percikan api.
Tak lama kemudian, penghuni rumah melihat kepulan asap tebal mulai memenuhi area kamar dan plafon. Menyadari adanya bahaya kebakaran, Hidijatyah (50), istri pemilik rumah, segera menyelamatkan cucunya yang masih bayi ke luar rumah serta meminta anaknya untuk menurunkan meteran listrik PLN.
Namun upaya tersebut tidak berhasil karena sakelar meteran listrik tidak berfungsi. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bagian rumah lainnya. Seluruh penghuni rumah akhirnya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan warga sekitar.
Menerima laporan kejadian, personel Polres Banggai Kepulauan bersama petugas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, serta masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WITA dan berhasil mengendalikan kobaran api sepenuhnya pada pukul 21.10 WITA. Berkat respons cepat petugas dan warga, api tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar. Kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Ipda Ridwan Sunge mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik dan instalasi listrik di rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk secara rutin memeriksa kondisi kabel, colokan listrik, dan perangkat elektronik yang digunakan. Hindari penggunaan perangkat yang sudah rusak atau pengisian daya secara berlebihan guna mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan instalasi listrik yang dapat membahayakan keselamatan penghuni maupun lingkungan sekitar.
Pewarta: Susanto






