SURABAYA KRIMSUS86.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Indonesia. Darda Salju Threenov, yang akrab disapa Salju, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Pemilihan Putra-Putri Wastra Batik Indonesia Tahun 2026 tingkat nasional yang berlangsung pada 24–26 di Surabaya Suites Hotel, Surabaya.
Dalam kompetisi tersebut, Salju mewakili Provinsi Bali, khususnya Kabupaten Tabanan. Tidak hanya berhasil meraih posisi Juara 3, Salju juga membawa pulang dua penghargaan lainnya, yakni Best Photogenic dan Icon Wastra Batik Surabaya.
Selama mengikuti rangkaian perlombaan, Salju turut memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui penampilan kostum adat Palembang. Pada sesi unjuk bakat, ia menampilkan gerakan Wushu (seni bela diri Kungfu China) yang berhasil menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta rasa percaya dirinya di hadapan para peserta dan dewan juri.
Salju juga tampil mengenakan busana kasual berbahan batik. Sementara pada malam puncak acara, ia tampil anggun menggunakan gown batik Nusantara sebagai bentuk kecintaannya terhadap warisan budaya Indonesia.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Devi Arisandi yang berasal dari Prabumulih Sosial dan Dewi Anglina dari Kepayang Dalam. Dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Salju mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
Usai menyelesaikan rangkaian kegiatan perlombaan pada 26, Salju bersama keluarga melanjutkan perjalanan ke Malang pada tanggal 27. Di sana, ia mendapatkan kesempatan menarik untuk mengikuti kegiatan syuting bersama kru FTV yang berlangsung di Villa The Shafa Residence hingga 28.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus menambah wawasan Salju dalam dunia seni dan hiburan.
Keberhasilan Salju meraih tiga penghargaan dalam ajang Putra-Putri Wastra Batik Indonesia 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, mencintai budaya bangsa, serta berani berkompetisi hingga tingkat nasional.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda dapat mengambil peran dalam memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara melalui kreativitas, bakat, dan kepercayaan diri.(Hrd//red)






