Polres Tapteng Operasikan Tiga Satuan Pelayanan Program Gizi di Pandan, Sarudik, dan Badiri

TAPTENG | Krimsus86.com — Dalam upaya mendukung program prioritas pemerintah untuk percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Yayasan Kemala Bhayangkari resmi mengoperasikan tiga unit Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Kecamatan Pandan, Sarudik, dan Badiri.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa seluruh proses operasional SPPG dilaksanakan secara profesional dan mengedepankan standar keamanan pangan yang ketat, mulai dari pengolahan bahan makanan hingga proses distribusi kepada para penerima manfaat.

Berita Lainnya

“Keamanan pangan menjadi prioritas utama. Seluruh tahapan wajib mengikuti SOP agar makanan yang diberikan memenuhi standar gizi, higienis, dan layak konsumsi sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Alan Haikel.

Dalam pelaksanaannya, setiap unit SPPG melibatkan tenaga ahli gizi profesional yang bertugas menyusun menu sesuai kebutuhan kalori berdasarkan kelompok usia penerima manfaat, mulai dari balita, siswa TK, SD, SMP hingga para guru. Selain itu, tim juga melakukan pengawasan dan quality control secara berkala terhadap kualitas bahan baku, kebersihan dapur, serta proses pengolahan makanan.

Adapun rincian operasional tiga unit SPPG tersebut meliputi:

Unit 1 – Kecamatan Pandan

Unit ini melayani sebanyak 642 penerima manfaat yang terdiri dari siswa MIN 4 Tapteng, TK Don Bosco, ibu hamil, serta balita di wilayah Pasar Baru, Sibuluan Baru, dan Kalangan.

Unit 2 – Kecamatan Sarudik

Sebanyak 1.121 porsi makanan bergizi didistribusikan kepada sejumlah sekolah, di antaranya SDN 154499, MIN 7, dan SMP 2 Sipan.

Unit 3 – Kecamatan Badiri

Menjadi unit dengan cakupan terbesar, SPPG Badiri melayani 1.480 penerima manfaat yang mencakup pelajar SMPN 1, SMPN 3 Badiri, serta beberapa sekolah dasar di kawasan Aek Horsik dan Pagaran Honas.

Melalui standarisasi pelayanan dan intervensi gizi di tiga wilayah strategis tersebut, Polres Tapanuli Tengah berharap program ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Program ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas di wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah.

(Arzaq Khair)

Pos terkait