Jakarta Krimsus86.com, 4 Juni 2026 – Ketua Umum Sasaka Nusantara, YMH Lalu Ibnu Hajar, menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung Republik Indonesia, untuk mengusut secara menyeluruh berbagai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terjadi di sejumlah daerah.
Menurut YMH Lalu Ibnu Hajar, apabila dugaan tersebut terbukti berdasarkan proses hukum yang berlaku, maka kasus ini dapat menjadi salah satu bentuk penyimpangan serius yang berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan mulia Program MBG yang merupakan program prioritas nasional.
“Sasaka Nusantara mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung, KPK, BPK, dan seluruh aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi, audit, serta penindakan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyimpangan Program MBG,” tegas YMH Lalu Ibnu Hajar dalam pernyataan resminya.
Sasaka Nusantara menilai bahwa apabila terdapat praktik jual beli titik SPPG atau dapur MBG dengan nilai ratusan juta rupiah per titik sebagaimana berbagai informasi yang beredar dan tengah menjadi perhatian publik, maka hal tersebut harus ditelusuri hingga ke akar permasalahan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Organisasi tersebut juga meminta agar aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada tingkat pusat, tetapi turut melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait di daerah yang diduga terlibat dalam praktik suap, gratifikasi, kolusi, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam proses penunjukan dan pengelolaan SPPG.
“Kami berharap seluruh dugaan penyimpangan dapat diungkap secara terang-benderang. Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi, suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan jabatan harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Aset yang berasal dari tindak pidana korupsi juga harus disita untuk mengembalikan kerugian negara,” lanjutnya.
Sasaka Nusantara menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, program tersebut tidak boleh dijadikan sarana untuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, Sasaka Nusantara mendorong dilaksanakannya audit menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Kami berdiri bersama rakyat Indonesia dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi. Program yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat harus dijaga dari segala bentuk penyimpangan. Penegakan hukum yang tegas akan menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program-program strategis nasional,” tutup YMH Lalu Ibnu Hajar.
Pewarta: Jaswadi






