BUOL, KRIMSUS86.COM – Pelabuhan Desa Lokodidi, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang telah menjalani perbaikan, direncanakan kembali beroperasi dalam waktu dekat. Pengoperasian kembali pelabuhan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata di Desa Lokodidi.
Pelabuhan yang memiliki teluk dengan panorama alam yang indah ini diproyeksikan tidak hanya menjadi sarana transportasi laut dan bongkar muat barang, tetapi juga berpotensi menjadi pintu gerbang pengembangan destinasi wisata baru di Kabupaten Buol.
Pelabuhan Dipersiapkan Kembali Beroperasi
Berdasarkan keterangan petugas Pelabuhan Leok, Pelabuhan Lokodidi direncanakan mulai beroperasi kembali dalam beberapa bulan ke depan. Keberadaannya diharapkan dapat mendukung aktivitas bongkar muat kontainer dan distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, terdapat harapan agar pelabuhan tersebut dapat menjadi salah satu titik persinggahan kapal-kapal PT Pelni. Namun, rencana tersebut masih memerlukan kepastian lebih lanjut dari pihak terkait.
Secara geografis, Pelabuhan Lokodidi memiliki teluk yang indah dan relatif terlindung dari gelombang laut. Potensi ini menjadi salah satu keunggulan yang dapat mendukung pengembangan aktivitas kepelabuhanan sekaligus pariwisata bahari.
Pemerintah Desa Siapkan Kawasan Wisata dan UMKM
Kepala Desa Lokodidi, Ridwan, S.IP., menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki visi untuk mengembangkan kawasan di belakang pelabuhan menjadi pusat kegiatan wisata dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, penataan kawasan tersebut akan diarahkan untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya masyarakat yang ingin mengembangkan usaha kuliner khas desa.
“Insya Allah, ke depan kawasan belakang pelabuhan ini akan kita tata. Berbagai usaha UMKM akan kita fasilitasi, mulai dari jajanan khas Desa Lokodidi, seperti gorengan hangat, ambal sagu dengan ikan teri segar yang langsung dari laut, dan berbagai kuliner khas lainnya,” ujar Ridwan.
Ia juga mengungkapkan rencana pemasangan lampu jalan di sepanjang kawasan pelabuhan untuk menciptakan lingkungan yang lebih terang, aman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan pada malam hari.
Melalui penataan tersebut, Pemerintah Desa Lokodidi berharap aktivitas ekonomi warga dapat meningkat seiring bertambahnya kunjungan masyarakat dari dalam maupun luar daerah.
Potensi Wisata Bahari Menjadi Daya Tarik
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lokodidi, Yasmin Karim, S.IP., menilai desanya memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan dan perlu dikembangkan secara terencana.
Ia menyebutkan sejumlah daya tarik yang dapat menjadi unggulan Desa Lokodidi, mulai dari pantai berpasir putih di ujung tanjung, terumbu karang di perairan sekitar pelabuhan, hingga panorama teluk yang masih alami.
“Dari pelabuhan saja terlihat keindahan yang luar biasa. Ada pantai pasir putih di ujung tanjung yang sangat cantik, terumbu karang yang masih asri di perairan depan pelabuhan, dan tentunya keindahan teluk yang menenangkan,” ungkap Yasmin.
Menurutnya, kawasan dermaga Lokodidi juga memiliki daya tarik bagi para penggemar memancing karena perairannya dikenal memiliki potensi ikan yang melimpah.
Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi aktivitas wisata bahari yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem laut.
Pemerintah Desa Lokodidi juga membuka kesempatan bagi wisatawan lokal maupun luar daerah untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam desa tersebut.
Pemuda dan Karang Taruna Siap Mendukung
Dukungan terhadap rencana pengembangan desa wisata turut disampaikan perwakilan pemuda dan Karang Taruna Desa Lokodidi, Yudianto.
Ia menegaskan bahwa kalangan pemuda siap berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut, terutama dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan ramah bagi pengunjung.
“Kami para pemuda dan Karang Taruna siap berdiri di barisan terdepan. Siapa pun yang datang ke Desa Lokodidi, kami siap menjaga keamanan dan ketertiban. Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Desa untuk menyambut wisatawan dengan keramahan tulus,” tegas Yudianto.
Keterlibatan pemuda dinilai penting untuk mendukung pengelolaan kawasan wisata, membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, serta menciptakan pelayanan yang baik bagi para pengunjung.
Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Buol
Dengan rencana pengoperasian kembali pelabuhan dan penataan kawasan wisata, Desa Lokodidi memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Buol.
Aktivitas kepelabuhanan diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan membuka peluang usaha, sedangkan pengembangan wisata berpotensi mendorong pertumbuhan UMKM, kuliner lokal, serta usaha masyarakat lainnya.
Meski demikian, keberhasilan pengembangan tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, masyarakat, dan pelaku usaha. Penataan infrastruktur, kepastian operasional pelabuhan, fasilitas wisata, serta perlindungan lingkungan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Apabila potensi tersebut dikelola secara berkelanjutan, Desa Lokodidi berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menarik di Kabupaten Buol, sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.
Reporter: Syafri Sakula, S.IP.
Biro KRIMSUS86.COM






