GUNUNGSITOLI – KRIMSUS86.COM Kepolisian Resor (Polres) Nias, Polda Sumatera Utara, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Patuh Toba 2026” di halaman Mapolres Nias, Senin (26/10/2026), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi guna meningkatkan disiplin serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Nias, AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., selaku inspektur upacara. Sementara itu, perwira upacara dijabat Kasat Samapta Polres Nias, AKP Budi Setiawan, dan komandan upacara dipercayakan kepada Kanit Gakkum Satlantas Polres Nias, IPDA Robert Apriadi Sirait, S.H.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Pemerintah Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Utara, unsur TNI, TNI AL, Denpom, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja, para pejabat utama Polres Nias, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam operasi.
Dalam amanatnya, Kapolres Nias menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 merupakan upaya kepolisian untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, yang didukung penegakan hukum secara profesional serta proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.
Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui operasi tersebut, Polres Nias berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan di wilayah hukum Polres Nias.
Tujuh Pelanggaran Menjadi Prioritas
Dalam pelaksanaannya, petugas akan memberikan perhatian khusus terhadap tujuh jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas, yaitu:
1. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.
2. Mengendarai kendaraan bermotor di bawah umur.
3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.
4. Tidak menggunakan helm berstandar SNI dan tidak mengenakan sabuk keselamatan.
5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau dalam keadaan mabuk.
6. Melawan arus lalu lintas.
7. Melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.
Kapolres Nias juga menekankan kepada seluruh personel agar mengutamakan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat, pelajar, komunitas pengendara, pengemudi angkutan umum, dan pelaku usaha angkutan barang.
Selain itu, personel diminta meningkatkan kegiatan pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengawalan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, kawasan pendidikan, pusat keramaian, jalur wisata, serta ruas jalan yang rawan kecelakaan dan kemacetan.
Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan. Pengawasan akan didukung dengan optimalisasi penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile, serta pemberian teguran sesuai aturan yang berlaku.
Kapolres turut mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, menghindari pungutan liar, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta tidak melakukan tindakan arogan selama operasi berlangsung.
Keberhasilan Operasi Patuh Toba 2026 juga membutuhkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi melalui media massa dan media sosial diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Dalam rangkaian apel tersebut, dilakukan pemeriksaan pasukan dan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Patuh Toba 2026. Kendaraan operasional milik Polres Nias dan instansi terkait turut ditampilkan sebagai bentuk kesiapan sarana pendukung pelaksanaan operasi.
Mengakhiri amanatnya, Kapolres Nias menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat. Ia meminta setiap anggota memberikan kinerja terbaik, bertindak profesional, serta melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Polres Nias juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 berakhir sekitar pukul 09.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Polres Nias menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan berkeselamatan.
(Sediyaman Giawa)
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya






