BUOL – KRIMSUS86.COM – Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat menindaklanjuti gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Buol pada Minggu malam (12/7/2026) dengan menggelar rapat koordinasi tanggap darurat pada Senin (13/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., didampingi Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., serta dihadiri Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, BPBD, dan instansi terkait.
Rapat tersebut bertujuan menyusun langkah penanganan pasca-bencana secara cepat, terukur, dan terkoordinasi, sehingga intervensi dari pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, hingga pemerintah pusat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Buol menyampaikan hasil pendataan sementara yang menunjukkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari kerusakan atap dan plafon hingga bangunan yang terdampak akibat tertimpa pohon tumbang. Selain itu, Kantor Inspektorat Kabupaten Buol juga mengalami kerusakan cukup signifikan, terutama pada bagian plafon dan struktur atas bangunan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menyampaikan data dan masukan yang akurat sehingga penanganan bencana ini dapat dilakukan secara tepat, cepat, dan tuntas,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Kapolres Buol mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah sesaat setelah gempa terjadi. Sebagai bentuk dukungan penanganan di lapangan, personel Brimob akan diterjunkan untuk membantu proses pembersihan serta penanganan dampak bencana.
Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan seluruh aparatur dalam menghadapi situasi darurat.
“Masih ditemukan kecenderungan aparat maupun ASN yang panik saat bencana terjadi sehingga lebih mengutamakan keselamatan pribadi dan mengabaikan tugas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menjadi evaluasi bersama. Ke depan, sarana, prasarana, serta SOP mitigasi harus diperbarui agar seluruh personel TNI, Polri, dan ASN memahami tugas serta langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Buol turut menyambut baik rencana dukungan personel dan bantuan dari luar daerah. Seluruh proses penyaluran bantuan maupun pergerakan personel nantinya akan dikoordinasikan secara terpusat guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, efektif, dan tepat sasaran.
Usai rapat pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis yang dipimpin Sekretaris Daerah untuk menyusun pembagian tugas, mekanisme koordinasi, serta langkah-langkah percepatan pemulihan pasca-gempa secara terpadu.
Melalui rapat tanggap darurat ini, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan penanganan bencana, mempercepat pemulihan wilayah terdampak, serta memperkuat sistem mitigasi guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
(Arman/Red)






