JAKARTA — KRIMSUS86.COM Innalillahi wa innailaihi raji’un. Keluarga besar Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, S.H., M.H., pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, di salah satu rumah sakit di Bandung.
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DePA-RI, Dr. TM Luthfi Yazid, S.H., LL.M., mewakili seluruh keluarga besar organisasi. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi DePA-RI, tetapi juga bagi keluarga, rekan sejawat, dunia pendidikan, serta kalangan penegak hukum di Indonesia.
Almarhum dikenal sebagai purnawirawan perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), praktisi hukum, tenaga pendidik, sekaligus tokoh yang turut berperan penting dalam merintis dan membesarkan organisasi advokat DePA-RI.
Bagi keluarga besar DePA-RI, almarhum bukan sekadar tokoh organisasi. Beliau merupakan guru, sahabat, dan pejuang yang senantiasa memberikan ilmu, arahan, keteladanan, serta semangat pengabdian dalam memperjuangkan tegaknya hukum dan keadilan.
“Bagi kami, almarhum bukan sekadar tokoh organisasi, melainkan juga seorang guru dan pejuang yang telah memberikan ilmu, keteladanan, serta semangat pengabdian dalam perjalanan menegakkan keadilan dan menjaga kehormatan profesi advokat,” ungkap TM Luthfi Yazid.
Sepanjang perjalanan pengabdiannya, Irjen Pol (Purn) Dr. A. Kamil Razak telah menorehkan kiprah di berbagai bidang strategis, mulai dari kepolisian, penegakan hukum, hingga kelembagaan negara.
Almarhum pernah menjalankan tugas dan memiliki peran dalam sejumlah institusi, di antaranya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla), serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Setelah menyelesaikan pengabdiannya sebagai anggota Polri, almarhum tetap aktif berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui dunia hukum serta pendidikan. Hingga akhir hayatnya, beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Langlang Buana, Bandung.
Dedikasi tersebut mencerminkan perjalanan panjang seorang tokoh yang terus mengabdikan pengetahuan, pengalaman, dan pemikirannya untuk pengembangan sumber daya manusia serta penguatan supremasi hukum di Indonesia.
Dalam perjalanan organisasi DePA-RI, almarhum memiliki peran yang sangat penting. Beliau merupakan salah satu pendiri organisasi tersebut dan turut memberikan sumbangsih pemikiran serta tenaga dalam membangun fondasi perjuangan advokat Indonesia.
Almarhum juga pernah dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum DePA-RI ketika TM Luthfi Yazid sedang menunaikan ibadah haji.
Kepercayaan tersebut menjadi salah satu bukti dedikasi dan komitmen almarhum terhadap keberlangsungan organisasi. Semangat kebersamaan, integritas, dan pengabdian yang beliau tunjukkan menjadi nilai penting yang akan terus dikenang oleh seluruh keluarga besar DePA-RI.
Bagi rekan-rekan yang pernah belajar, menerima arahan, dan berjuang bersama almarhum, kepergian beliau meninggalkan kesedihan yang mendalam. Namun, segala jasa, pemikiran, serta keteladanan yang diwariskan akan tetap hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus.
Ketua Umum DePA-RI, TM Luthfi Yazid, menegaskan bahwa perjuangan almarhum dalam membangun organisasi dan mengabdikan diri bagi dunia hukum akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan DePA-RI.
“Jasa beliau mungkin terhenti oleh waktu, tetapi nilai perjuangan dan keteladanan yang diwariskan akan tetap hidup dalam langkah kami,” tutur TM Luthfi Yazid mengenang sosok almarhum.
Atas nama keluarga besar DePA-RI, ia mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ia juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Kepergian Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, S.H., M.H., meninggalkan jejak pengabdian yang tidak mudah dilupakan. Kiprahnya di bidang kepolisian, hukum, pendidikan, dan organisasi advokat menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selamat jalan, Guru, Tokoh, dan Sahabat Karib kami.
Semoga segala amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan segala kebaikan serta perjuangannya menjadi warisan berharga bagi dunia hukum Indonesia.
Innalillahi wa innailaihi raji’un.
(Megy)






