Bahlil Tegaskan Proyek LNG Abadi Masela Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal, Bupati MBD Sambut Positif

MALUKU BARAT DAYA | Krimsus86.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan pengusaha daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat menghadiri acara groundbreaking Proyek LNG Abadi di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Peresmian proyek tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berita Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah bersama INPEX telah berkomitmen memberikan prioritas kepada tenaga kerja dari wilayah Tier 1, yakni Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Menurutnya, putra-putri daerah yang telah dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi di bidang minyak dan gas bumi akan menjadi bagian dari tenaga kerja yang diserap dalam pembangunan dan operasional Proyek Blok Masela.

“Anak-anak Tanimbar dan Kabupaten MBD sebagian sudah dikirim belajar di Akademi Migas Cepu milik Kementerian ESDM. Mereka nantinya akan diserap untuk bekerja di Proyek Blok Masela,” ujar Bahlil.

Selain penyerapan tenaga kerja, Bahlil juga meminta agar berbagai pekerjaan yang dapat dilaksanakan oleh pelaku usaha daerah diberikan kesempatan kepada pengusaha lokal. Hal tersebut dinilai penting agar masyarakat sekitar dapat menjadi subjek utama dalam pembangunan dan investasi nasional.

Sementara itu, Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Th. Noach yang hadir langsung dalam acara tersebut menyambut positif komitmen pemerintah pusat dan INPEX untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Menurut Noach, kebijakan tersebut merupakan harapan besar masyarakat MBD agar keberadaan Proyek LNG Abadi Blok Masela dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan daerah sekitar.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Pusat dan INPEX yang memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat Kabupaten MBD dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Harapan kami, komitmen ini diwujudkan secara konsisten sehingga masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya penonton,” ungkapnya.

Bupati MBD juga berharap pelaku usaha lokal dan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat dilibatkan dalam rantai pasok proyek strategis tersebut.

Keterlibatan pengusaha daerah dan UMKM dinilai akan memperluas dampak ekonomi investasi, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Maluku Barat Daya dan wilayah sekitar proyek.

Dengan komitmen tersebut, pembangunan Proyek LNG Abadi Blok Masela diharapkan tidak hanya menjadi proyek strategis nasional, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat lokal.(Melki//red)

Pos terkait