Ambulans Diduga Diminta Mengantre di SPBU Lambunu, Warga Soroti Pelayanan dan Dugaan Aktivitas Gelong

PARIGI MOUTONG, KRIMSUS86.COM — Seorang warga Desa Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyampaikan keluhan terkait dugaan adanya ambulans yang sedang membawa pasien namun diarahkan untuk mengikuti jalur antrean kendaraan di SPBU Lambunu.

Peristiwa tersebut disampaikan oleh salah seorang warga bernama Parni pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Berita Lainnya

Menurut keterangan Parni, ambulans yang membawa pasien tersebut diduga diarahkan oleh salah seorang pegawai SPBU untuk mengikuti jalur antrean kendaraan yang saat itu cukup padat di lingkungan SPBU Lambunu.

“Ambulans membawa pasien diduga diarahkan untuk mengikuti antrean, padahal situasi antrean kendaraan saat itu cukup padat,” ujar Parni saat menyampaikan keluhannya kepada media.

Parni menilai kendaraan ambulans yang sedang membawa pasien seharusnya mendapatkan perhatian khusus, mengingat kendaraan tersebut sedang menjalankan pelayanan medis dan berpotensi membawa pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Selain persoalan ambulans, Parni juga menyoroti dugaan adanya aktivitas yang disebut warga sebagai “gelong” di lingkungan SPBU Lambunu. Ia menduga terdapat persoalan dalam pelayanan pengisian bahan bakar yang perlu mendapat perhatian dari pihak berwenang.

Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka perlu dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi secara menyeluruh agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Parni pun meminta aparat kepolisian, khususnya wilayah hukum Lambunu, serta pihak-pihak terkait untuk melakukan penelusuran terhadap dugaan aktivitas tersebut.

“Masyarakat berharap pihak kepolisian dan instansi terkait dapat menyelidiki dan melakukan pengecekan langsung terhadap dugaan aktivitas gelong di SPBU Lambunu,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Lambunu maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi terkait dugaan ambulans yang diminta mengikuti antrean serta dugaan aktivitas gelong sebagaimana disampaikan oleh warga.

Media KRIMSUS86.COM tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak pengelola SPBU Lambunu, aparat kepolisian, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

(Kiman//red)

Pos terkait