Polisi Minggu Kasih, Kapolres Kudus Sambangi Gereja JKI Immanuel, Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas

KUDUS, KRIMSUS86.COM – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melaksanakan kegiatan Polisi Minggu Kasih di Gereja JKI Immanuel, Jalan Jenderal Sudirman No. 73A, Kabupaten Kudus, Minggu (1/11/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya melalui patroli maupun penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menjalin hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

Berita Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kudus bertemu langsung dengan Majelis Gereja JKI Immanuel. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban melalui dialog serta penyampaian pesan-pesan kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa program Polisi Minggu Kasih merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, kepolisian dapat mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, maupun permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat sehingga dapat ditindaklanjuti secara tepat.

“Kami datang bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi juga ingin membangun komunikasi dan mendengarkan secara langsung masukan dari masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir dan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar AKBP Wahyu.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.

Ia menjelaskan bahwa layanan tersebut tidak hanya digunakan ketika masyarakat melihat atau mengalami tindak pidana, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam kondisi darurat maupun kejadian kemanusiaan yang membutuhkan pertolongan petugas kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat jangan ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Tidak harus menunggu terjadi kejahatan. Dalam kondisi darurat atau kejadian kemanusiaan yang membutuhkan pertolongan, masyarakat juga bisa menghubungi kami,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sesi dialog, Majelis Gereja JKI Immanuel turut menyampaikan sejumlah pertanyaan, masukan, dan harapan kepada jajaran Polres Kudus. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah perlunya sosialisasi mengenai program-program Kapolri serta penyampaian edukasi kamtibmas secara langsung kepada jemaat.

Selain itu, pihak gereja juga berharap adanya edukasi terkait bahaya aksi balap liar dan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan serta menjaga keselamatan berlalu lintas.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolres Kudus menyambut baik masukan yang disampaikan Majelis Gereja. Ia menegaskan bahwa komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, edukasi kamtibmas perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lingkungan pendidikan.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi Kabupaten Kudus agar tetap aman dan kondusif. Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, menghindari tindakan main hakim sendiri, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri saja. Dibutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Mari kita saling menjaga, menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan Kudus yang aman, damai, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Polisi Minggu Kasih ini, diharapkan sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat. Kehadiran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan juga menjadi wujud komitmen dalam menjaga toleransi, mempererat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, situasi kamtibmas di Kabupaten Kudus diharapkan senantiasa terpelihara sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.

(Robby Rambi)

KRIMSUS86.COM – TEGAS, LUGAS, TERPERCAYA

Pos terkait