PARIGI MOUTONG, KRIMSUS86.COM – Pihak keluarga seorang anak sekolah mendesak adanya pertanggungjawaban dari seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus kehamilan anak di bawah umur di Desa Eeya, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Desakan tersebut disampaikan pada Senin, 2 November 2026, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Eeya. Pertemuan itu dihadiri pihak keluarga korban, pihak pria yang dituduhkan, serta Kepala Desa Eeya, Sumanto, S.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga korban meminta agar pria yang bersangkutan bertanggung jawab atas dugaan perbuatan yang telah terjadi. Namun, pihak pria tersebut disebut tidak mengakui tuduhan yang disampaikan oleh keluarga korban.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tuntutan mereka, orang tua korban turut membawa bukti berupa rekaman yang diklaim berkaitan dengan dugaan kasus tersebut.
Meski demikian, pihak pria yang identitasnya tidak disebutkan demi kepentingan pemberitaan masih tetap membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Situasi tersebut membuat pihak keluarga korban semakin mendesak agar persoalan ini ditindaklanjuti melalui jalur hukum dan diserahkan kepada pihak berwenang di Kabupaten Parigi Moutong.
Kepala Desa Eeya, Sumanto, S.Pd., dalam pertemuan tersebut menyampaikan agar kedua belah pihak dapat mengambil kesimpulan dan mempertimbangkan penyelesaian secara kekeluargaan.
Namun, pihak keluarga korban menyatakan tetap menginginkan adanya penanganan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum guna memperoleh kejelasan dan kepastian hukum atas dugaan kasus tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat dugaan peristiwa tersebut melibatkan anak yang masih berstatus sebagai pelajar. Perlindungan terhadap anak serta penanganan yang tepat dan profesional dinilai sangat penting untuk memastikan hak-hak korban tetap terjaga.
Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan dan bukti yang disampaikan, serta melakukan pemeriksaan secara objektif sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai tindak lanjut atas dugaan kasus tersebut.
(Kiman//Red)
KRIMSUS86.COM
Tegas, Lugas, Terpercaya






