MUSI BANYUASIN, KRIMSUS86.COM – Menghadapi kondisi kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Randik Sekayu mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perumda Tirta Randik terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Masyarakat terdampak dipersilakan mengambil air secara gratis di lokasi pelayanan PDAM terdekat yang masih memiliki ketersediaan air, dengan membawa jeriken masing-masing.
Direktur Utama Perumda Tirta Randik Sekayu, Azmy Julian, S.T., menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
“Bagi masyarakat desa yang kekurangan air, silakan datang dan mengambil air secara gratis di lokasi pelayanan PDAM yang airnya masih tersedia dengan menggunakan jeriken,” ujar Azmy, Kamis (22/10/2026).
Azmy menjelaskan, untuk masyarakat yang membutuhkan air dalam jumlah besar menggunakan tandon atau tangki, pengajuan permohonan harus dilakukan melalui pemerintah desa atau pihak kecamatan.
Mekanisme tersebut diterapkan agar pendistribusian bantuan berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kalau ingin menggunakan tandon, permohonannya harus melalui kepala desa atau kecamatan. Jangan sampai bantuan ini disalahartikan sebagai kegiatan penjualan air oleh PDAM, padahal tujuannya murni untuk membantu masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, koordinasi dengan kepala desa dan pihak kecamatan sangat penting untuk memastikan kebutuhan warga terdata dengan baik sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Langkah yang dilakukan Perumda Tirta Randik ini menunjukkan bahwa perusahaan daerah tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan air minum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat menghadapi situasi sulit.
Melalui kebijakan tersebut, Perumda Tirta Randik berharap warga yang terdampak kekeringan dapat memperoleh akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat yang membutuhkan air dalam jumlah terbatas dapat langsung mendatangi titik pelayanan PDAM yang masih memiliki persediaan air dengan membawa jeriken. Sementara itu, kebutuhan dalam jumlah besar menggunakan tandon atau tangki harus dikoordinasikan terlebih dahulu melalui kepala desa atau camat setempat.
Perumda Tirta Randik berharap penyaluran bantuan air bersih ini dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin yang tengah menghadapi kesulitan air bersih.
(Enismiyana//Redaksi)






