Bandung Barat | Krimsus86.com – Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan audiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat, Kamis (30/7/2026), dalam rangka memperkuat sinergitas pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pendidikan.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kerja sama antara organisasi masyarakat, legislatif, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan generasi muda Kabupaten Bandung Barat yang sehat, berkarakter, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Ketua PANI DPD Kabupaten Bandung Barat, Teti, bersama Kepala Divisi Preventif PANI, H. Asep Sulaeman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa dunia pendidikan merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, PANI memaparkan sejumlah program strategis yang akan dikolaborasikan, di antaranya sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba bagi peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK, pembentukan kader atau pelopor anti narkoba di sekolah, pelatihan bagi guru, tenaga kependidikan, serta organisasi siswa mengenai deteksi dini penyalahgunaan narkoba, kampanye hidup sehat dan bebas narkoba melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, serta penguatan sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN, dan organisasi masyarakat.
Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat menyambut positif seluruh gagasan yang disampaikan PANI. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi penyusunan program kerja bersama yang mampu menjangkau seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat melalui pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan sejak usia dini sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Bandung Barat Bersih Narkoba (Bersinar) melalui implementasi Program P4GN di seluruh lingkungan pendidikan.
“Bersama Kita Cegah Narkoba, Selamatkan Generasi Bangsa.”
(Red//tim)






