Tradisi Pedang Pora dan Adat Iringi Penyambutan Kapolresta Banggai yang Baru

Banggai | Krimsus86.com

Pejabat baru Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, resmi disambut dengan prosesi upacara pedang pora yang dipadukan dengan tarian adat Molabot saat pertama kali memasuki Markas Polresta Banggai, Jumat (17/7/2026). Tradisi kehormatan tersebut menjadi simbol dimulainya masa pengabdian Kombes Pol. Hendri Yulianto sebagai Kapolresta Banggai yang baru.

Berita Lainnya

Kedatangan Kombes Pol. Hendri Yulianto yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banggai, Ny. Enny Hendri, disambut langsung oleh pejabat lama Kapolresta Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, bersama istri serta jajaran pejabat utama dan personel Polresta Banggai.

Prosesi pedang pora yang dilaksanakan oleh para perwira Polresta Banggai merupakan tradisi penghormatan kepada pejabat yang akan memimpin institusi. Dua barisan perwira dengan pedang terhunus membentuk lorong kehormatan sebagai simbol penghormatan, loyalitas, dan estafet kepemimpinan di lingkungan Polri.

Suasana penyambutan semakin khidmat dengan penampilan Tari Molabot, tarian tradisional khas daerah yang menjadi simbol penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada pimpinan baru Polresta Banggai.

Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda internal, termasuk rangkaian serah terima tugas dan penyambutan resmi di lingkungan Polresta Banggai.

Diketahui, sebelum dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto mengemban tugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Tengah. Sementara itu, pejabat lama AKBP Wayan Wayracana Aryawan mendapat amanah jabatan baru sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Wadirpamobvit) Polda Bali.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Polresta Banggai semakin optimal dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

(Nofli/Red)

Pos terkait