KENDARI — KRIMSUS86.COM — Seorang warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari dilaporkan meninggal dunia secara mendadak pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar tahanan saat petugas melaksanakan pengecekan rutin.
Peristiwa tersebut diketahui setelah kepala kamar melaporkan bahwa korban tidak memberikan respons ketika dibangunkan. Petugas jaga kemudian mendatangi kamar dan mendapati korban dalam kondisi tidak bernapas.
Tim medis selanjutnya dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan dan upaya pertolongan. Namun, korban dinyatakan tidak dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya warga binaan tersebut belum disampaikan secara resmi. Karena itu, penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan dari pihak berwenang.
Pihak keluarga menyampaikan permintaan agar pengelola Rutan Kendari memberikan penjelasan secara transparan mengenai kronologi kejadian, termasuk kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Keluarga juga berharap proses pemulangan jenazah dapat difasilitasi dengan cepat dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan. Penyelidikan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai rangkaian kejadian serta memastikan fakta-fakta yang melatarbelakangi meninggalnya warga binaan tersebut.
Keterbukaan informasi dari pihak terkait dinilai penting agar keluarga memperoleh kepastian dan masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.
KRIMSUS86.COM akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi berdasarkan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Peliput: Risal Sultra






