Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri dan IJTI Gelar Perlombaan Berhadiah Puluhan Juta

Batam Krimsus86.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kepri menggelar sejumlah perlombaan bagi jurnalis, pelajar, dan mahasiswa di wilayah Kepulauan Riau.

Kegiatan ini mengusung tema “Polisi untuk Masyarakat” sebagai upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat sekaligus menjadi wadah kreativitas generasi muda.

Berita Lainnya

Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi.

Lomba Karya Jurnalistik diperuntukkan bagi jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Sementara Lomba Vlog terbuka bagi pelajar dan mahasiswa, serta Lomba Menulis Surat untuk Polisi diikuti pelajar tingkat SD dan SMP sederajat.

Ketua pelaksana kegiatan, Agus Faturohman atau yang akrab disapa Bagas, mengatakan total hadiah yang diperebutkan dalam seluruh rangkaian lomba mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami dari IJTI dipercaya menjadi panitia perlombaan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini. Perlombaan yang diselenggarakan terdiri dari tiga jenis lomba dengan kategori dan persyaratan masing-masing,” ujar Bagas, Selasa (12/5/2026).

Menurut Bagas, kegiatan tersebut lahir dari gagasan para anggota IJTI yang melihat banyak potensi di Kepulauan Riau yang perlu diangkat, khususnya mengenai pengabdian anggota Polri kepada masyarakat.

Ia menilai masih banyak kisah perjuangan polisi yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia yang belum terekspos secara luas.

“Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia. Banyak kisah tentang polisi yang bertugas membantu masyarakat di daerah perbatasan, namun belum banyak diketahui publik,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengubah pandangan sebagian masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Masih ada anggapan bahwa polisi identik dengan hukuman atau kemarahan. Padahal polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kami ingin menunjukkan sisi humanis polisi yang selalu hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, menyambut baik inisiatif IJTI dalam menyelenggarakan perlombaan tersebut.

Menurutnya, banyak personel Polri yang bertugas di pulau-pulau terluar Kepulauan Riau dengan penuh dedikasi dan pengabdian, namun jarang tersorot publik.

“Polda Kepri sangat mengapresiasi perlombaan yang diinisiasi rekan-rekan IJTI. Dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal tugas dan pengabdian polisi, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Nona juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan turut terlibat dalam proses penjurian setiap kategori perlombaan.

“Kami juga akan tergabung dalam tim juri untuk memberikan penilaian terhadap setiap karya yang dikirim peserta,” tegasnya.

Adapun persyaratan lomba di antaranya, karya jurnalistik yang dikirim wajib merupakan karya baru, belum pernah dilombakan, dan telah tayang di media masing-masing peserta.

Sementara untuk lomba vlog, peserta diberikan kebebasan berkreasi dalam membuat video bertema “Polisi untuk Masyarakat” dengan durasi yang telah ditentukan panitia.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi ajang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas dan kemampuan mereka.(Jamaludin//Red)

Pos terkait