BUOL — KRIMSUS86.COM — Radio Republik Indonesia (RRI) secara resmi meresmikan Studio Kolaborasi RRI Buol di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. Kehadiran studio tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Peresmian dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Mohammad Yamin Rahim, yang mewakili Bupati Buol. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kapolres Buol, Danlanal, Ketua Pengadilan Agama Buol, Kepala Kantor Kementerian Agama Buol, serta sejumlah pimpinan lembaga daerah.
Dari RRI, turut hadir rombongan dari RRI Pusat Jakarta, di antaranya Direktur Keuangan Mohammad Fauzan, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), serta sejumlah Kepala Stasiun RRI dari wilayah sekitar, termasuk Palu, Makassar, Gorontalo, dan Manado.
Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan apresiasi kepada Bupati Buol beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Buol atas dukungan berupa penyediaan fasilitas lahan dan ruang kerja untuk mendukung kehadiran Studio Kolaborasi RRI Buol.
Menurut Hendrasmo, kolaborasi tersebut merupakan bentuk konkret kerja sama antarpemangku kepentingan untuk mengatasi keterbatasan sumber daya melalui pola berbagi fasilitas dan pembagian peran.
“Kehadiran Studio Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa visi pembangunan daerah dapat diakselerasi melalui kolaborasi yang solid. Dengan studio ini, Kabupaten Buol akan terhubung secara komunikasi—tidak hanya dengan pusat, tetapi juga dunia melalui siaran internasional RRI dalam sembilan bahasa, serta program-program nasional,” ujar I Hendrasmo.
Dengan hadirnya studio siaran tersebut, Kabupaten Buol diharapkan semakin terhubung melalui jaringan komunikasi RRI, baik untuk kebutuhan informasi lokal, nasional maupun internasional.
Layanan siaran luar negeri RRI yang menggunakan sembilan bahasa asing juga dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Buol, kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menyampaikan informasi pembangunan dan potensi daerah, Studio Kolaborasi RRI Buol juga diarahkan menjadi ruang komunikasi publik yang inklusif. Salah satu program yang akan dihadirkan adalah Halo RRI, yang memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan publik, maupun berbagai informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.
RRI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi sebagai lembaga penyiaran publik melalui penyediaan informasi, edukasi, hiburan, serta pelaksanaan kontrol sosial secara konstruktif.
Peresmian Studio Kolaborasi RRI Buol diharapkan menjadi awal dari penguatan sinergi antara RRI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus mendorong penyebarluasan informasi mengenai pembangunan serta potensi Kabupaten Buol ke tingkat nasional dan internasional.
(Syafri Sakula, S.I.P. // RED)






