PT JAPINCO (SO) Indonesia Terima Kunjungan Kumiai dan Perusahaan Jepang, 31 Kandidat Lolos Rekrutmen Kerja ke Jepang

KARAWANG, KRIMSUS86.COM – PT JAPINCO (Sending Organization/SO) Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang kerja internasional bagi masyarakat Indonesia melalui kunjungan satu kumiai dan dua perusahaan asal Jepang di Karawang Barat, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama strategis dalam perekrutan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), khususnya dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri di Jepang.

Berita Lainnya

Dalam agenda tersebut, dilaksanakan seleksi wawancara terhadap 31 peserta yang telah memenuhi persyaratan, di antaranya telah menyelesaikan pendidikan bahasa Jepang dan memiliki sertifikat JFT-Basic A2 atau setara JLPT N4 untuk program Specified Skilled Worker (SSW/Tokutei Ginou).

Dari hasil seleksi, seluruh 31 kandidat dinyatakan lolos dan akan dipersiapkan untuk penempatan kerja di Prefektur Gifu, Jepang. Perusahaan yang terlibat dalam proses rekrutmen bergerak di sektor manufaktur, meliputi pengolahan logam, komponen mesin, konstruksi ringan, hingga pengolahan material.

Tingginya minat perusahaan Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya lulusan program pelatihan yang diselenggarakan PT JAPINCO (SO) Indonesia.

Selain itu, PT JAPINCO (SO) Indonesia juga mendampingi proses seleksi untuk program pemagangan dan sektor perawatan (Kaigo) melalui skema SSW/Tokutei Ginou. Dari 10 peserta yang mengikuti seleksi tersebut, sebanyak 6 orang berhasil diterima oleh perusahaan Jepang yang melakukan perekrutan.

Menariknya, perusahaan-perusahaan Jepang yang hadir dalam kunjungan kali ini menyampaikan ketertarikannya untuk melaksanakan proses seleksi secara langsung (offline) di Gedung PT JAPINCO (SO) Indonesia, Karawang Barat. Keputusan tersebut didasarkan pada pengalaman positif terhadap alumni yang telah bekerja di perusahaan mereka melalui proses seleksi daring sebelumnya.

Para alumni dinilai memiliki kemampuan komunikasi bahasa Jepang yang baik, sikap disiplin, sopan santun, kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja Jepang, serta kondisi fisik yang sehat dan produktif.

Seiring perkembangan lembaga, PT JAPINCO (SO) Indonesia terus memperluas jangkauan pelayanannya ke berbagai daerah, termasuk Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bandung, dan sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat. Lembaga ini juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai instansi, antara lain Kementerian Ketenagakerjaan RI, KP2MI, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, serta berbagai institusi pendidikan.

Selain memberikan pelatihan bahasa Jepang secara intensif melalui tenaga pengajar bersertifikasi dan berpengalaman sebagai mantan pekerja migran, PT JAPINCO (SO) Indonesia juga membekali peserta dengan persiapan ujian sertifikasi, wawancara kerja, pemahaman budaya kerja Jepang, serta pembinaan mental dan fisik.

Program dana talang pendidikan dan keberangkatan yang disediakan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin mengikuti program kerja ke luar negeri secara legal dan aman.

Hingga saat ini, lebih dari 700 alumni PT JAPINCO (SO) Indonesia telah berhasil bekerja di luar negeri, dengan mayoritas penempatan berada di Jepang. Lembaga ini juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prosedur resmi dan aman bekerja ke luar negeri guna mencegah praktik penempatan ilegal.

Keberadaan PT JAPINCO (SO) Indonesia dinilai memiliki peran strategis dalam membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Kontribusi para pekerja migran Indonesia juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui remitansi yang dikirim kepada keluarga di tanah air.

Pasca kunjungan ini, PT JAPINCO (SO) Indonesia diproyeksikan akan menerima lebih banyak job order dari perusahaan-perusahaan Jepang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, lembaga akan terus meningkatkan kualitas pelatihan, memperluas jumlah peserta didik, serta memperkuat kompetensi dan kesiapan kerja para calon pekerja migran Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja internasional secara berkelanjutan.(Wardono/Korwil Jabar)

Pos terkait