POLANTAS TAPTENG KEDepankan PENDEKATAN HUMANIS DALAM OPERASI PATUH TOBA 2026

Krimsus86.com, TAPANULI TENGAH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Tengah mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Melalui kegiatan simpatik, personel kepolisian turun langsung ke jalan untuk membagikan makanan ringan sekaligus memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Simpang Kantor DPRD Tapanuli Tengah, Kota Pandan, Senin pagi (2/11/2026), dengan melibatkan sejumlah pejabat Polres Tapanuli Tengah.

Berita Lainnya

Aksi simpatik ini dipimpin oleh Wakapolres Tapanuli Tengah, Kompol M. Iskad, S.H., M.M., didampingi Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah, AKP Dela Antomi, S.H., serta Kanit Regident Satlantas, Ipda Fadli.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk implementasi program “Polisi Bersama Masyarakat Hadir di Ruang Publik”, sekaligus upaya membangun kedekatan antara Polri dan para pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan roti dan minuman kepada pengendara sepeda motor maupun pengemudi kendaraan roda empat. Selain itu, personel Satlantas juga memberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Petugas turut memberikan edukasi kepada pengendara yang ditemukan membawa penumpang atau muatan kendaraan tidak sesuai dengan ketentuan peruntukannya.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah, AKP Dela Antomi, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan simpatik tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib berlalu lintas.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu langkah penting dalam menggugah kesadaran para pengguna jalan, sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dapat tumbuh dari diri sendiri.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta mematuhi peraturan lalu lintas demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama di jalan raya.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Tapanuli Tengah turut menyasar sejumlah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Adapun pelanggaran prioritas yang menjadi perhatian meliputi pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm berstandar SNI, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta kendaraan yang membawa muatan tidak sesuai dengan ketentuan.

Melalui operasi tersebut, kepolisian berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pelaksanaan kegiatan simpatik tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Warga mengapresiasi langkah humanis jajaran Polres Tapanuli Tengah yang tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi dan perhatian kepada masyarakat.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, warga juga menyampaikan harapan agar pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta administrasi kendaraan bermotor semakin mudah, transparan, dan profesional.

Pendekatan humanis yang dilakukan Satlantas Polres Tapanuli Tengah dalam Operasi Patuh Toba 2026 menjadi salah satu upaya mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

(Arzaq Khair)

KRIMSUS86.COM

Media Cetak Online – Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait