BANDAR LAMPUNG, KRIMSUS86.COM — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Provinsi Lampung, Galih Permana, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Lampung beserta jajaran dalam pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2026.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 September 2026 tersebut, disebut berhasil mengungkap ratusan perkara tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polda Lampung.
Berdasarkan data yang disampaikan, dalam operasi tersebut aparat mengungkap 379 kasus, mengamankan 530 tersangka, serta menyita barang bukti narkotika dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp158,8 miliar. Barang bukti tersebut diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap sekitar 432.356 jiwa.
Galih Permana menilai capaian tersebut menunjukkan upaya aparat penegak hukum dalam menekan peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Atas nama seluruh keluarga besar PWDPI Lampung, kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran. Keberhasilan ini menunjukkan kesungguhan aparat dalam menjaga masyarakat dan memerangi peredaran narkoba,” ujar Galih Permana, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan kerja sama berbagai pihak, tidak hanya aparat penegak hukum. Peran masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers dinilai penting dalam mencegah dan memutus mata rantai peredaran narkotika.
Galih juga menyampaikan dukungan terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, penindakan terhadap tindak pidana narkotika perlu tetap mengedepankan prosedur hukum, kepastian hukum, serta prinsip keadilan.
“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Semangat Operasi Antik Krakatau harus terus dijaga dan diperkuat melalui sinergi antara aparat, pemerintah, masyarakat, dan insan pers,” katanya.
PWDPI Lampung, lanjut Galih, siap mengambil bagian dalam upaya edukasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan serta peredaran narkotika.
Ia berharap hasil Operasi Antik Krakatau 2026 dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi generasi muda Lampung dari ancaman narkotika.
“PWDPI Lampung siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah positif dalam menciptakan Lampung yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.
(Red//Tim)






