Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi Tuai Apresiasi, Tegas Bertindak dengan Tetap Mengedepankan Pendekatan Humanis

MERANGIN, JAMBI – KRIMSUS86.COM,Sikap tenang, sabar, dan tegas yang ditunjukkan Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H., dalam menangani situasi keamanan pascainsiden penyerangan Mapolres Merangin oleh sekelompok warga Suku Anak Dalam (SAD), mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan masyarakat Merangin dan sekitarnya.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Polres Merangin. Dalam menghadapi situasi yang memanas, Kapolres dinilai mampu mengendalikan keadaan dengan mengedepankan ketenangan, kehati-hatian, serta mempertimbangkan keselamatan personel maupun masyarakat.

Berita Lainnya

Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan insiden tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas, sekaligus tetap memperhatikan prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia (HAM).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jajaran Polres Merangin bergerak menindaklanjuti insiden tersebut sesuai arahan pimpinan Polda Jambi. Melalui langkah penegakan hukum yang dilakukan, delapan orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan kekerasan terhadap Mapolres Merangin berhasil diamankan.

Penindakan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026). Dalam proses pengamanan, petugas turut menyita barang bukti berupa lima pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis kecepek serta sejumlah senjata tajam.

Salah satu langkah penegakan hukum tersebut juga menyasar kelompok yang dipimpin Temenggung Jang. Seluruh proses penanganan diharapkan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.

Tidak berhenti pada penindakan terhadap para terduga pelaku, Kapolres Merangin juga mengimbau seluruh Temenggung Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di wilayah Kabupaten Merangin agar secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan maupun senjata berbahaya lainnya kepada pihak kepolisian.

Imbauan tersebut bertujuan untuk mencegah potensi konflik, mengurangi risiko penyalahgunaan senjata, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun awak media, sebanyak 31 pucuk senjata laras panjang jenis kecepek telah diserahkan oleh sejumlah Temenggung SAD kepada Polres Merangin.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi terus mengupayakan pendekatan persuasif agar masyarakat SAD yang masih menyimpan senjata serupa dapat segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Sikap tegas dalam penegakan hukum yang disertai pendekatan persuasif menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Merangin. Penanganan yang mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia diharapkan mampu mencegah terjadinya konflik serupa di kemudian hari.

Masyarakat pun berharap situasi di Kabupaten Merangin tetap aman, damai, dan kondusif sehingga hubungan antara masyarakat, komunitas SAD, dan aparat kepolisian dapat terus terjaga dengan baik.

(Erwin//Kaperwil Jambi)

KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya.

Pos terkait