MEDAN, KRIMSUS86.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak Nahdlatul Ulama (NU) beserta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), demi mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Sumatera Utara.
Ajakan tersebut disampaikan Irjen Pol. Sonny Irawan saat melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., beserta jajaran pengurus di Kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Nomor 92, Medan, Rabu (14 Oktober 2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumut menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Menjaga Sumatera Utara tidak bisa menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Sonny Irawan.
Menurutnya, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut dalam membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas sosial.
Kapolda Sumut juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai pimpinan Polda Sumut sejak 1 Oktober 2026. Ia menilai kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT dan dukungan berbagai pihak, termasuk para ulama dan tokoh agama.
“Kedatangan kami merupakan bentuk kepedulian, kecintaan, dan keseriusan untuk membangun hubungan yang baik dengan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” ungkapnya.
NU DAN KEPOLISIAN MILIKI PERAN STRATEGIS MENJAGA PERSATUAN
Irjen Pol. Sonny Irawan menilai Sumatera Utara merupakan wilayah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang harus dijaga bersama melalui semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan.
Oleh karena itu, kolaborasi antara kepolisian, ulama, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat dinilai penting untuk mencegah potensi konflik serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Kapolda Sumut juga berharap memperoleh dukungan, doa, dan nasihat dari para ulama agar jajaran Polda Sumut dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami memohon dukungan dan doa dari para ulama dalam menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi seluruh personel Polri,” tuturnya.
Ia turut menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan dengan niat tulus, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat memiliki nilai pengabdian yang luhur.
Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Sonny Irawan juga menyoroti kesamaan semangat antara tugas kepolisian dan peran ulama dalam mengajak masyarakat melakukan kebaikan serta mencegah kemungkaran.
“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Kapolri, tugas polisi dan ulama memiliki semangat yang sama, yakni amar makruf nahi mungkar, meskipun dengan peran dan cara yang berbeda,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu disikapi dengan komunikasi yang terbuka, pendekatan persuasif, serta mengedepankan kebersamaan demi menemukan solusi yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
KAPOLDA BUKA AKSES KOMUNIKASI MELALUI HOTLINE
Sebagai bentuk keterbukaan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, Kapolda Sumut turut menyampaikan nomor hotline Kapolda Sumut, yakni 081161615527.
Nomor tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat sebagai sarana untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui akses komunikasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam membantu kepolisian mendeteksi potensi gangguan kamtibmas serta menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan.
Kapolda Sumut berharap hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat terus terpelihara sehingga upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan dialogis, partisipasi masyarakat, dan penguatan kepercayaan publik.
PWNU SUMUT SAMBUT BAIK SILATURAHMI
Sementara itu, Ketua PWNU Sumatera Utara, Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., bersama jajaran pengurus menyambut silaturahmi Kapolda Sumut sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan antara kepolisian dan organisasi keagamaan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta mendukung terciptanya stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.
Sinergi antara Polda Sumut dan PWNU Sumut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan harmonis.
Dengan komunikasi yang terjalin baik antara aparat keamanan, ulama, dan masyarakat, diharapkan Sumatera Utara senantiasa berada dalam situasi yang aman dan kondusif, sehingga seluruh aktivitas sosial, keagamaan, dan pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
(Arzaq Khair)
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya.






