BATURAJA – KRIMSUS86.COM,Komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terus diperkuat melalui sinergi antara organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), insan media, dan jajaran kepolisian.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan audiensi Organisasi Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) Sumatera Selatan bersama LSM Harimau dan sejumlah rekan media dengan Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan kelembagaan, sekaligus menyatukan komitmen dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten OKU.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum menjadi pembahasan utama. Di antaranya adalah upaya pemberantasan peredaran narkoba, dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, berbagai bentuk kejahatan di sektor minyak dan gas bumi (migas), serta persoalan kendaraan angkutan batu bara yang masih melintasi jalan negara, jalan provinsi, dan jalan kabupaten di wilayah OKU.
Pertemuan ini sekaligus menjadi wujud kepedulian elemen masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dinilai berpotensi mengganggu ketenteraman, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.
Ketua GMPD Sumsel, Muslimin Baijuri, S.Ag., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap mengambil bagian dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Muslimin, keberadaan organisasi masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai wadah aspirasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari berbagai bentuk tindak kejahatan.
Ia menegaskan bahwa GMPD Sumsel siap bersinergi dengan Polres OKU melalui komunikasi, koordinasi, serta penyampaian informasi yang berkaitan dengan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“GMPD Sumsel siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mendukung langkah-langkah Polri dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan dan pelanggaran hukum yang dapat merugikan masyarakat,” demikian komitmen yang disampaikan Muslimin Baijuri.
Lebih lanjut, Muslimin menilai bahwa kolaborasi antara organisasi masyarakat, LSM, media, dan aparat penegak hukum merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan sistem pengawasan sosial yang efektif.
Melalui sinergi tersebut, berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat diharapkan dapat disampaikan secara tepat kepada pihak berwenang, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
GMPD Sumsel juga menyatakan kesiapannya untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif dengan jajaran Polres OKU sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.
Senada dengan GMPD Sumsel, Ketua LSM Harimau, Kadarudin, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersatu dan berkolaborasi dengan jajaran kepolisian dalam membantu upaya pencegahan serta pemberantasan berbagai tindak kejahatan.
Kadarudin menegaskan bahwa persoalan narkoba, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta aktivitas sektor migas yang berpotensi melanggar ketentuan hukum perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Menurutnya, peredaran narkoba merupakan ancaman nyata bagi masyarakat, terutama generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan langkah bersama yang berkesinambungan untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten OKU.
Selain itu, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi juga menjadi perhatian karena subsidi pemerintah pada dasarnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Apabila terjadi penyimpangan dalam distribusi maupun pemanfaatannya, maka hal tersebut berpotensi merugikan masyarakat dan negara.
LSM Harimau juga menyoroti persoalan truk pengangkut batu bara yang masih melintasi jalan negara, jalan provinsi, dan jalan kabupaten di wilayah OKU.
Persoalan angkutan batu bara tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian lintas sektor, mengingat dampaknya dapat berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan, keselamatan pengguna jalan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan berat.
Kadarudin berharap seluruh pihak terkait dapat melakukan pengawasan dan evaluasi secara menyeluruh terhadap aktivitas tersebut, termasuk memastikan bahwa operasional kendaraan angkutan batu bara berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga menegaskan bahwa LSM Harimau siap memberikan dukungan melalui penyampaian informasi, pengawasan sosial, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum apabila menemukan indikasi pelanggaran.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela menyambut baik pelaksanaan audiensi yang dilakukan GMPD Sumsel, LSM Harimau, dan sejumlah rekan media.
Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus berperan aktif dalam membantu menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, serta insan media memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam membangun kesadaran hukum, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menyampaikan informasi yang dapat membantu upaya pemeliharaan keamanan.
Sinergi yang terbangun antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan efektivitas dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di wilayah Kabupaten OKU.
Kapolres OKU juga berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan melalui kerja sama yang positif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Dengan demikian, seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Audiensi tersebut menjadi gambaran bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.
GMPD Sumsel dan LSM Harimau menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan Polres OKU dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Penyampaian informasi mengenai dugaan tindak kejahatan, persoalan distribusi BBM bersubsidi, peredaran narkoba, kejahatan migas, hingga persoalan angkutan batu bara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung penegakan hukum.
Namun demikian, setiap informasi maupun dugaan pelanggaran tetap harus disampaikan secara bertanggung jawab dan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun merugikan pihak lain.
Kegiatan audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komunikasi yang baik. Pertemuan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, serta komitmen untuk terus membangun sinergitas antara organisasi masyarakat, LSM, insan media, dan jajaran Polres OKU.
Melalui audiensi ini, GMPD Sumsel dan LSM Harimau berharap hubungan kemitraan dengan kepolisian dapat semakin solid, sehingga berbagai persoalan yang menyangkut keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat di Kabupaten OKU dapat ditangani secara lebih optimal.
Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat, mengedepankan pelayanan, serta hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(Bambang Aryanto)
KRIMSUS86.COM – TEGAS, LUGAS, TERPERCAYA






