MUSI BANYUASIN, KRIMSUS86.COM – Festival Lemang Kertayu di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Camat Sungai Keruh, Henri, S.Pd., turun langsung meninjau lokasi persiapan festival bersama tim Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, tokoh adat, Kepala Desa Kertayu, perangkat desa, serta masyarakat setempat, Selasa (3 November 2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam mempersiapkan Festival Lemang Kertayu agar berlangsung sukses, sekaligus menjadi momentum penting dalam mengangkat tradisi budaya lokal ke tingkat nasional.
Festival Lemang Kertayu bukan sekadar kegiatan kuliner tradisional, melainkan representasi identitas, nilai budaya, serta kearifan lokal masyarakat Desa Kertayu yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sungai Keruh Henri, S.Pd., menegaskan bahwa festival ini memiliki nilai strategis dalam upaya pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata daerah.
“Ini bukan sekadar bakar lemang. Ini adalah harga diri dan identitas warga Kertayu. Kita ingin menunjukkan kepada Indonesia bahwa Sungai Keruh memiliki tradisi yang tetap hidup dan tidak punah,” tegas Henri.
Kehadiran tim Kementerian Kebudayaan RI dalam peninjauan lokasi menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian tradisi Lemang Kertayu serta membuka peluang pengembangan festival sebagai agenda budaya yang memiliki daya tarik lebih luas.
Festival ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman budaya yang autentik kepada para pengunjung, mulai dari proses pembuatan lemang menggunakan bambu, penyajian kuliner tradisional, hingga berbagai kegiatan yang berkaitan dengan adat dan budaya masyarakat setempat.
Selain berorientasi pada pelestarian budaya, Festival Lemang Kertayu juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), generasi muda, serta kaum ibu di Desa Kertayu akan dilibatkan secara aktif dalam kegiatan festival. Kehadiran event budaya ini diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkenalkan potensi wisata budaya Kecamatan Sungai Keruh kepada khalayak luas.
Saat ini, Pemerintah Desa Kertayu bersama masyarakat terus mempercepat persiapan, meliputi penataan lokasi kegiatan, pembangunan panggung budaya, serta penyediaan sentra kuliner tradisional.
Camat Henri menyampaikan bahwa keberhasilan festival membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh pihak, baik pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, masyarakat, maupun dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI.
Ia berharap Festival Lemang Kertayu dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin sekaligus menjadi salah satu ikon budaya daerah yang mampu menarik perhatian wisatawan.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen pelestarian budaya, Festival Lemang Kertayu diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tradisi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan leluhur agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.
Dari Kertayu untuk Indonesia. Lestarikan Tradisi, Angkat Budaya, Sejahterakan Masyarakat.
(Enismiyana//Redaksi)
KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya






