BANGGAI LAUT | Krimsus86.com – Pemerintah Kabupaten Banggai Laut terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui pelaksanaan Koordinasi dan Pendampingan Tata Kelola Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Banggai Selatan, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Banggai Selatan, Latif. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Keberhasilan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua unsur. Karena itu, kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat,” ujar Latif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut, Aryanto A. Latta, beserta tim kesehatan kabupaten. Sebelum mengikuti rapat koordinasi, Aryanto terlebih dahulu meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Labuan Kapelak.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi kepada peserta didik berjalan sesuai ketentuan serta mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Menurut Aryanto, upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga harus didukung dengan pemenuhan kebutuhan gizi yang baik sejak usia dini.
Ia menjelaskan bahwa Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting merupakan program yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendampingan, perhatian, serta pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi.
“Kehadiran orang tua asuh diharapkan mampu memberikan dukungan positif bagi anak-anak dan remaja sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” jelasnya.
Aryanto juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah. Menurutnya, seluruh makanan yang disalurkan kepada peserta didik harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
“Makanan yang diberikan harus sesuai standar gizi, tepat sasaran, dan dikonsumsi oleh peserta didik agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal,” tegas Aryanto.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan program pencegahan stunting dan MBG merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, serta Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menyiapkan generasi unggul di masa depan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Penyuluh Banggai Selatan Adhit Ramadan, para kepala desa se-Kecamatan Banggai Selatan, pengurus PKK, serta unsur TNI dan Polri yang menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan koordinasi dan pendampingan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Kabupaten Banggai Laut.
(Susanto)






