PANI DPD Majalengka: Lonjakan Kasus HIV Harus Menjadi Alarm Bersama, Perkuat Edukasi dan Pencegahan

MAJALENGKA | Krimsus86.com – Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majalengka menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya temuan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, tercatat sebanyak 97 kasus baru HIV selama periode Januari hingga Mei 2026.

PANI DPD Majalengka menilai kondisi tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Berita Lainnya

Ketua PANI DPD Majalengka, Prayudi Hardi Siswanto, S.Pt, mengatakan bahwa pencegahan HIV harus dimulai dari penguatan pendidikan kesehatan sejak usia dini, ketahanan keluarga, serta pembentukan perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif sekolah, keluarga, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Meningkatnya kasus HIV harus menjadi alarm bersama bagi kita semua. Pencegahan merupakan tanggung jawab bersama melalui edukasi yang berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pembentukan perilaku hidup sehat,” ujar Prayudi Hardi Siswanto.

Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba, khususnya penggunaan jarum suntik secara bergantian, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV. Oleh karena itu, penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka penularan.

Selain itu, PANI DPD Majalengka mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada Orang dengan HIV (ODHIV), melainkan memberikan dukungan agar mereka dapat memperoleh akses layanan kesehatan dan menjalani kehidupan secara produktif.

PANI DPD Majalengka juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas edukasi, sosialisasi, dan pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka penularan HIV dapat ditekan serta tercipta generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menutup keterangannya, Prayudi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun kepedulian terhadap kesehatan dan menjadikan pencegahan sebagai langkah utama dalam melindungi generasi penerus bangsa.

“Bersama kita cegah penyalahgunaan narkoba, tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan, dan wujudkan Majalengka Bersinar menuju masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.”

(HumasPANI//red)

Pos terkait