Hi Hamdan Alkatiri Dipercaya sebagai Pembina Organisasi HMNI Cabang Halmahera Selatan

HALMAHERA SELATAN, KRIMSUS86.COM — Hi Hamdan Alkatiri dipercaya menjalankan peran sebagai Pembina Organisasi Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Kepercayaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat nelayan, khususnya para nelayan di Desa Babang, Desa Sayoang, dan Desa Wayaua yang berada di wilayah Kecamatan Bacan Timur dan Bacan Timur Selatan.

Berita Lainnya

Penunjukan secara aklamasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan, komunikasi, serta pendampingan terhadap masyarakat nelayan yang selama ini menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat pesisir.

Hi Hamdan Alkatiri yang juga dikenal sebagai Direktur SPBUN Sayoang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat nelayan melalui pelayanan yang selama ini diberikan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menunjang aktivitas melaut.

Sejumlah masyarakat nelayan di Kecamatan Bacan Timur dan Bacan Timur Selatan menyampaikan bahwa keberadaan SPBUN yang selama hampir 15 tahun dikelola oleh Hi Hamdan Alkatiri telah memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam memperoleh akses BBM untuk kebutuhan melaut.

“Kenapa Hi Hamdan dianggap layak? Karena selama ini kami masyarakat nelayan di Bacan Timur, terutama di tiga desa tersebut, merasa terbantu dengan adanya SPBUN yang dihadirkan dan dikelola oleh beliau,” ungkap sejumlah masyarakat nelayan.

Sebagai wilayah yang memiliki potensi kelautan dan perikanan, masyarakat nelayan di tiga desa tersebut membutuhkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan. Hal tersebut mencakup penyampaian aspirasi, pengembangan usaha perikanan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan.

Dengan dipercayanya Hi Hamdan Alkatiri sebagai Pembina Organisasi HMNI, diharapkan komunikasi antara masyarakat nelayan dengan pemerintah maupun pihak-pihak terkait dapat semakin terbuka dan konstruktif.

Peran pembina diharapkan tidak hanya memberikan arahan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat nelayan, terutama terkait berbagai kebutuhan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat nelayan antara lain kebutuhan sarana dan prasarana penunjang aktivitas melaut, ketersediaan BBM, alat tangkap, pemasaran hasil tangkapan, keselamatan nelayan, serta peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat membantu masyarakat nelayan menghadapi berbagai tantangan sekaligus membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Hi Hamdan Alkatiri diharapkan dapat menjalankan amanah tersebut dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, membangun komunikasi yang terbuka, serta memberikan perhatian terhadap aspirasi para nelayan di wilayah Halmahera Selatan.

Di sisi lain, masyarakat nelayan juga diharapkan terus menjaga kebersamaan dan kelestarian lingkungan laut serta mendukung berbagai program pembangunan yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

Keberadaan pembina organisasi diharapkan dapat membantu memperkuat penyampaian aspirasi dan kebutuhan masyarakat pesisir kepada pihak-pihak terkait sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah maupun program yang menyentuh kepentingan masyarakat nelayan.

Ke depan, sinergi antara masyarakat nelayan, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kecamatan Bacan Timur dan Bacan Timur Selatan.

(Pewarta: Sarjan Taib)

Pos terkait