WONOSOBO – KRIMSUS86.COM, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tirip, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, calon kepala desa nomor urut 2, Fajar Siswantoro, mengajak seluruh kandidat, tim sukses, serta para pendukung untuk menjaga suasana demokrasi yang sejuk, damai, dan penuh semangat persaudaraan.
Fajar menegaskan bahwa kontestasi Pilkades bukanlah ajang untuk saling menjatuhkan, menjelek-jelekkan, maupun memutus tali silaturahmi antarwarga. Sebaliknya, pesta demokrasi di tingkat desa harus menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Ia mengajak ketiga kandidat lainnya beserta seluruh tim sukses dan pendukung masing-masing untuk bersama-sama menjaga kerukunan, keamanan, serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Biarkan masyarakat menilai dan menentukan pilihannya sendiri. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita bermusuhan. Kita semua warga Tirip, dan setelah Pilkades selesai, kita tetap hidup berdampingan sebagai saudara,” pesan Fajar Siswantoro.
Menurutnya, siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, persatuan dan masa depan Desa Tirip harus tetap menjadi prioritas bersama.
Selain mengajak masyarakat menjaga kondusivitas Pilkades, Fajar juga menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan Desa Tirip, khususnya pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia menyadari adanya kebijakan pengurangan anggaran Dana Desa pada 2027 yang diperkirakan berdampak terhadap kemampuan pembiayaan pembangunan di tingkat desa.
Meski demikian, Fajar tetap optimistis pembangunan Desa Tirip dapat dilanjutkan melalui perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang transparan, serta penentuan skala prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir, di antaranya rabat beton, pengaspalan jalan, pembangunan jalan usaha tani, serta berbagai aspirasi pembangunan lainnya, diharapkan dapat terus mendapatkan perhatian.
Fajar menilai pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, jalan desa, jalan lingkungan, jalan kampung, jalan usaha tani, serta fasilitas umum lainnya perlu terus diperhatikan sesuai kemampuan keuangan desa dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Fajar juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan desa.
Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui arah kebijakan pemerintah desa, penggunaan anggaran, serta program pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan.
Dengan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dapat semakin meningkat.
Ia berharap pembangunan Desa Tirip ke depan dapat berjalan secara berkesinambungan, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi warga.
Dalam menghadapi kontestasi Pilkades, Fajar secara khusus mengajak ketiga kandidat lainnya beserta seluruh tim sukses untuk menghindari kampanye negatif, penyebaran isu yang belum jelas kebenarannya, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah persaudaraan masyarakat.
Menurutnya, Pilkades seharusnya menjadi ruang adu gagasan, visi, dan misi, bukan ajang saling menyerang pribadi ataupun kelompok.
Penyampaian visi dan misi di hadapan publik nantinya diharapkan menjadi kesempatan bagi seluruh kandidat untuk memaparkan program, gagasan, serta langkah nyata yang akan dilakukan demi kemajuan Desa Tirip.
Masyarakat juga diharapkan dapat mencermati rekam jejak, program kerja, komitmen transparansi, serta gagasan masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan.
Fajar berharap seluruh kandidat dan tim sukses mampu menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menghormati perbedaan pilihan, serta bersama-sama menciptakan suasana Pilkades yang aman, tertib, damai, dan kondusif.
Pada akhirnya, Pilkades bukan sekadar tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak, melainkan bagaimana seluruh elemen masyarakat tetap bersatu setelah pesta demokrasi berakhir.
Desa Tirip membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan. Namun, lebih dari itu, Desa Tirip juga membutuhkan persatuan, kejujuran, keterbukaan, serta kesinambungan pembangunan.
Ajakan Fajar Siswantoro tersebut diharapkan menjadi pesan positif bagi seluruh masyarakat Desa Tirip agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan penuh kedamaian, tanpa mengorbankan hubungan kekeluargaan dan keharmonisan antarwarga.
Guyub rukun, berbeda pilihan tetap bersaudara. Pilkades damai, Desa Tirip maju bersama.
(Cakmet KJN)
KRIMSUS86.COM – TEGAS, LUGAS, TERPERCAYA






