KAPOLRES LAMPUNG TENGAH BERSAMA FORKOPIMDA PERKUAT SINERGI PENGAMANAN PILKAKAM SERENTAK 2026

LAMPUNG TENGAH, KRIMSUS86.COM — Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat sinergi dalam rangka mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) Serentak Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi tingkat kampung berlangsung aman, tertib, damai, dan kondusif.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dihadiri Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, unsur Forkopimda, serta sejumlah pihak terkait, Kamis (5/11/2026).

Berita Lainnya

Dalam rapat koordinasi tersebut, Kapolres Lampung Tengah menyampaikan kesiapan jajaran Polres Lampung Tengah untuk menerjunkan sekitar 600 hingga 700 personel guna mengamankan seluruh tahapan Pilkakam Serentak 2026.

Pengerahan personel tersebut akan difokuskan pada sejumlah wilayah, khususnya kampung-kampung yang telah teridentifikasi memiliki potensi kerawanan, sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kurang lebih 600 sampai 700 personel akan kita kerahkan ke lapangan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, sehingga pelaksanaan Pilkakam di Kabupaten Lampung Tengah dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Zaldy Kurniawan.

Kapolres menegaskan, kesiapan pengamanan tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, tetapi juga dengan pemetaan wilayah rawan serta penguatan koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia turut mengimbau para calon kepala kampung, pendukung, serta masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati perbedaan pilihan politik, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan, tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar, serta bersama-sama menghormati proses dan hasil pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku,” imbau Kapolres.

Sementara itu, Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menegaskan bahwa sinergitas lintas sektoral merupakan faktor penting dalam mengantisipasi potensi kerawanan sekaligus memastikan seluruh tahapan Pilkakam berjalan lancar dan kondusif.

Menurut Bupati, upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkakam bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para camat, tokoh masyarakat, calon kepala kampung, serta warga.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menghadirkan pesta demokrasi tingkat kampung yang jujur, adil, aman, dan damai demi kemajuan Lampung Tengah ke depan. Mari kita jaga bersama keamanan dan kedamaian ini untuk mewujudkan Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera,” ungkap Bupati.

Melalui koordinasi dan sinergi yang solid antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, TNI-Polri, Forkopimda, serta masyarakat, pelaksanaan Pilkakam Serentak Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, damai, demokratis, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Seluruh pihak diharapkan dapat menjaga komitmen bersama demi terciptanya suasana demokrasi yang sejuk, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan di Kabupaten Lampung Tengah.

Humas Redaksi: Djodi Siswanto

Pos terkait