MUSI BANYUASIN — KRIMSUS86.COM — Tim Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI turun langsung ke Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026), dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut mencakup sosialisasi dan edukasi, pemetaan wilayah rawan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peninjauan langsung lokasi bekas kebakaran.
Tim Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung, bersama Kol Inf Arianto Sunu Kuncoro, M.Tr.(Han), Kol Arh Jimmy Hutapea, Kol Inf Thomas Heru Rinawan, S.I.P., M.H., Kol Laut (PM) Budi Elyas, Kol Laut (KH) Nur Ikhsan Hidayat, Kol Kes Munaji, dan Kol Tek Aris Purnawan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla di Aula Kantor Camat Sungai Keruh. Kegiatan tersebut diikuti unsur TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, perusahaan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta petugas pemadam kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sungai Keruh Henri, S.Pd., M.Si., memaparkan kondisi wilayah, termasuk peta kerawanan dan data historis kejadian kebakaran sebagai bahan untuk memperkuat langkah antisipasi.
Henri menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Karhutla Mabes TNI yang dinilai memberikan dorongan terhadap kesiapsiagaan di tingkat kecamatan hingga masyarakat.
“Kehadiran Tim Karhutla Mabes TNI menjadi dorongan semangat dan edukasi penting bagi kami di tingkat kecamatan, desa, hingga masyarakat pelaku usaha untuk terus mengantisipasi potensi karhutla sejak dini,” ujar Henri.
Peninjauan Lokasi Bekas Kebakaran
Setelah kegiatan sosialisasi, Tim Karhutla Mabes TNI bersama unsur terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi bekas kebakaran di Dusun V, Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi aktual pascakebakaran sekaligus menginventarisasi langkah-langkah pencegahan yang dapat diperkuat di lapangan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur Forkopincam dan Satgas Karhutla setempat sehingga koordinasi antarpihak dapat terus diperkuat dalam menghadapi potensi karhutla.
Sejumlah unsur yang hadir antara lain Danramil 0401/03 Sekayu, Kapolsek Sungai Keruh yang diwakili Kanit Reskrim, unsur pimpinan perusahaan dan Ketua Satgas Karhutla korporasi, para kepala desa, tokoh masyarakat, Babinsa, serta personel Damkar Kecamatan Sungai Keruh.
Melalui kegiatan tersebut, pencegahan karhutla ditekankan tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, tetapi melalui pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, kesiapan personel, pemantauan kondisi lapangan, serta koordinasi lintas sektor.
Keterlibatan TNI, pemerintah daerah, kepolisian, perusahaan, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bersama.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini sehingga risiko meluasnya karhutla dapat ditekan.
ENISMIYANA
Jurnalis Krimsus86.com
“Suara Hati Nurani Rakyat”






