Sinergi Pemkab Muba dan Bank Sumsel Babel Gelar Operasi Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

MUSI BANYUASIN | Krimsus86.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah di halaman Kantor Camat Sungai Keruh, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang bersinergi dengan Bank Sumsel Babel tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Operasi Pasar Murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP, gula pasir, dan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram. Program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

Berita Lainnya

Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan H. Akhmad Toyibir, SSTP., M.M., menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“Pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin Hendra Tris Tomy, SSTP., M.Ec.Dev., melalui Sekretaris Disdagperin Drs. Nwardi Endang, M.Si., menjelaskan bahwa pada pelaksanaan Operasi Pasar Murah di Kecamatan Sungai Keruh disediakan 6 ton beras SPHP dari Perum Bulog, 1,2 ton gula pasir, serta 250 tabung LPG 3 kilogram bersubsidi.

Paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras SPHP 5 kilogram dan gula pasir 1 kilogram memiliki harga normal Rp78.000, namun berkat subsidi sebesar Rp10.000 dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, masyarakat cukup membayar Rp68.000 per paket. Sementara itu, LPG 3 kilogram dijual dengan harga Rp21.000 per tabung.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” jelas Nwardi.

Camat Sungai Keruh Henri, S.Pd., M.Si., mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang secara konsisten menghadirkan program-program pro rakyat.

Menurutnya, sebelumnya Kecamatan Sungai Keruh juga telah menerima program Gerakan Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan. Kehadiran kedua program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Musi Banyuasin beserta seluruh jajaran atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sungai Keruh. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat serta menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan mendukung terwujudnya Muba Maju Lebih Cepat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antoni, turut menyerahkan subsidi secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Pasar Murah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, dan sektor perbankan, Pemkab Musi Banyuasin berharap Operasi Pasar Murah dapat terus menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat pengendalian inflasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin.

(Enis/Red)

Pos terkait