Krimsus86.com, Bandung, 23 Februari 2026 – Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam penjemputan 12 pekerja hiburan asal Jawa Barat di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pemulihan korban.
Kegiatan penjemputan dipimpin langsung oleh jajaran Polda Jabar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dari 13 pekerja hiburan yang menjadi korban, 12 orang dipulangkan ke Jawa Barat, sementara satu orang telah lebih dahulu kembali.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, menegaskan bahwa penjemputan ini menunjukkan komitmen negara untuk melindungi warganya.
“Dir PPA dan TPPO Polda Jabar mendampingi langsung Bapak Gubernur Jawa Barat dalam kegiatan penjemputan para pekerja hiburan di Sikka. Ini bagian dari upaya perlindungan dan pemulihan terhadap para korban,” ujar Kombes Hendra.
Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog bersama para korban untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis mereka sebelum dipulangkan. Selanjutnya, dilaksanakan rapat koordinasi lintas instansi yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, perwakilan Bupati Sikka, Dir PPA dan TPPO Polda NTT, Kepala Dinas DP3AKB Provinsi Jabar dan Kabupaten Sikka, Kepala UPTD Kabupaten Sikka, Kapolres Sikka, Dir PPA dan TPPO Polda Jabar, LSM pemerhati perempuan, serta Ketua Yayasan TRUK-F yang selama ini menampung para korban.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan menjamin hak-hak korban terpenuhi, termasuk pendampingan lanjutan setibanya di Jawa Barat.
Pemulangan dilakukan secara bertahap dengan pengawalan dan pendampingan aparat serta dinas terkait. Polda Jabar juga memastikan proses hukum terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang tetap berjalan.
“Negara hadir. Kami pastikan para korban mendapat perlindungan maksimal dan proses hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab tetap berlanjut,” pungkas Kombes Hendra.
Dikeluarkan oleh:
Bidang Humas Polda Jawa Barat
(MEDIA GROUP DPP FRIC)






