Krimsus86.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan pentingnya nasionalisme serta semangat kebersamaan melalui program “Sauyunan Jaga Lembur” yang digagasnya. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan tim detikcom dan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat di ruang tamu lantai lima Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (12/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, tepat pukul 10.00 WIB, seluruh tamu dan personel Polda Jabar berdiri untuk menghormati lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang rutin diperdengarkan setiap hari kerja selama 1 menit 50 detik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta tanah air di lingkungan kepolisian.
Didampingi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Dirlantas Kombes Pol. Raydian Kokrosono, dan Dirintelkam Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, Kapolda Jabar membahas berbagai isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta peluang kolaborasi dengan media massa. Ia menegaskan peran strategis media dalam menyampaikan informasi publik secara luas dan mendorong jajaran Kapolres untuk aktif menjalin komunikasi dengan insan pers.
“Saya minta para Kapolres untuk berbicara kepada media. Isi semua platform, jangan menghindar saat diwawancarai wartawan,” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan, Rabu (14/1/2026).
Program “Sauyunan Jaga Lembur” sendiri telah diinisiasi sejak Irjen Pol. Rudi Setiawan menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat pada April 2025, menggantikan Irjen Pol. Akhmad Wijagus. Program ini terinspirasi dari kearifan lokal Sunda, di mana sauyunan bermakna kebersamaan dan jaga lembur berarti menjaga kampung halaman, dengan tujuan memperkuat kemitraan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.
“Menjaga lingkungan merupakan cerminan kearifan lokal Jawa Barat. Saya mengajak masyarakat untuk menjadi ‘polisi bagi diri sendiri’, keluarga, dan lingkungan melalui kesadaran kolektif,” ujarnya.
Saat ini, program tersebut telah melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari komunitas buruh, nelayan, hingga ribuan pengemudi ojek daring yang dijadikan mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di jalan raya.
“Hayu, sauyunan jaga lembur,” pungkas Kapolda Jabar.
Editor: Juanda
Pewarta: Dapid KBR






