KRIMSUS86.COM | LAMPUNG SELATAN – Bencana angin puting beliung menerjang permukiman warga di Dusun Sindang Ayu, Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan satu rumah dilaporkan roboh total.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat sejumlah atap rumah warga beterbangan. Material asbes, kayu, dan puing-puing bangunan berserakan di sekitar permukiman. Warga yang berada di lokasi kejadian berupaya menyelamatkan diri dari terjangan angin yang cukup dahsyat.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 23 rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Jumlah itu masih berpotensi bertambah karena proses pendataan di lapangan masih berlangsung.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan paling parah adalah milik Mbah Giran. Rumah tersebut dilaporkan roboh total sehingga tidak lagi dapat ditempati.
Meski bencana ini menimbulkan kerusakan material yang cukup besar, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, tidak terdapat laporan korban jiwa.
Pasca kejadian, unsur Muspika Kecamatan Candipuro langsung turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak. Kegiatan gotong royong dilakukan dengan membersihkan puing-puing bangunan, menyingkirkan material asbes, serta mengangkat kayu dan bagian atap rumah yang berserakan.
Kapolsek Candipuro, IPTU Ali Humaeni, S.H., M.M., memimpin langsung kegiatan gotong royong tersebut. Tidak hanya melakukan pemantauan, Kapolsek juga turut membantu warga mengangkat puing-puing bangunan yang rusak akibat terjangan angin puting beliung.
Kegiatan kemanusiaan tersebut turut melibatkan jajaran Intel, Satpol PP Kecamatan Candipuro, perangkat Desa Cinta Mulya, Satgas BPBD Desa, serta masyarakat setempat.
Kehadiran aparat dan unsur pemerintahan di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian serta respons cepat terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
Salah satu petugas di lokasi menyampaikan bahwa seluruh unsur Muspika Kecamatan Candipuro bersama masyarakat berupaya membantu membersihkan lingkungan dan rumah warga yang terdampak bencana.
Kapolsek Candipuro, IPTU Ali Humaeni, S.H., M.M., menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat sekitar 23 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.
Namun, jumlah tersebut belum merupakan data final. Proses pendataan masih terus dilakukan guna memastikan seluruh rumah warga yang terdampak dapat teridentifikasi.
Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari bagian atap rumah yang rusak hingga bangunan yang mengalami kerusakan berat. Satu rumah milik Mbah Giran dilaporkan roboh total.
Di tengah kondisi pascabencana, warga Dusun Sindang Ayu berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Warga sangat membutuhkan bantuan berupa terpal, asbes, kayu, serta material bangunan lainnya untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan agar dapat kembali ditempati dengan layak.
Masyarakat juga berharap Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati Syaiful Anwar, dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan penanganan dan bantuan pascabencana berjalan dengan baik.
Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, bantuan pemerintah sangat dibutuhkan untuk meringankan beban serta mempercepat proses pemulihan.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan Muspika Kecamatan Candipuro bersama masyarakat menjadi bukti nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Di tengah musibah yang melanda, semangat kebersamaan terlihat dari aparat dan warga yang bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan.
Meski demikian, masyarakat berharap upaya penanganan tidak berhenti pada kegiatan pembersihan saja. Bantuan nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan sangat dinantikan agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Pewarta: M. Dahlan
KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya






