Warga Desa Danau Gerak Gotong Royong Perbaiki Irigasi, 300 Hektare Sawah Terancam Terdampak

MUARA ENIM, KRIMSUS86.COM — Kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pertanian ditunjukkan warga Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Pada Rabu (28/10/2026), masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki saluran irigasi persawahan yang mengalami kerusakan akibat derasnya hujan.

Kerusakan saluran irigasi tersebut menjadi perhatian serius masyarakat karena sejumlah bagian siring kerap ambruk saat hujan turun. Kondisi ini dikhawatirkan menghambat aliran air menuju lahan persawahan dan mengancam produktivitas pertanian warga.

Berita Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 140 bidang sawah dengan luas kurang lebih 300 hektare berpotensi terdampak akibat kerusakan irigasi tersebut. Lahan persawahan itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Danau Gerak, Desa Pelakat, dan Desa Cahaya Alam.

Di tengah keterbatasan sarana irigasi, warga berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya melalui kegiatan gotong royong. Langkah tersebut dilakukan agar saluran air tetap dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Kepala Desa Danau Gerak, Henrik, membenarkan adanya kegiatan gotong royong yang dilakukan masyarakat untuk memperbaiki saluran irigasi persawahan yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, Fery, salah seorang warga Desa Danau Gerak yang turut menyampaikan informasi kepada tim, mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah lama mengajukan proposal kepada dinas terkait agar kerusakan saluran irigasi tersebut segera mendapatkan penanganan.

“Kami berharap dinas terkait dapat membantu mencarikan solusi. Proposal sudah lama kami ajukan, dan kami berharap Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera menindaklanjuti dengan pembangunan saluran irigasi,” ungkap Fery.

Menurut warga, perbaikan secara gotong royong merupakan upaya sementara untuk mengatasi kondisi saluran yang rusak. Namun, mereka berharap adanya pembangunan atau perbaikan secara permanen agar kerusakan serupa tidak terus berulang, terutama ketika curah hujan tinggi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat turun langsung meninjau kondisi saluran irigasi tersebut serta mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani.

Pembangunan irigasi yang memadai dinilai sangat penting untuk menjamin kelancaran distribusi air ke area persawahan, menjaga produktivitas pertanian, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah Semende.

Dengan luas lahan yang berpotensi terdampak mencapai kurang lebih 300 hektare, penanganan kerusakan irigasi diharapkan menjadi perhatian prioritas instansi terkait. Warga juga berharap proposal yang telah diajukan pemerintah desa dapat segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis dan program pembangunan yang sesuai kebutuhan di lapangan.

Masyarakat menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan instansi teknis agar persoalan irigasi tidak berlarut-larut dan tidak semakin mengganggu aktivitas pertanian.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih berharap adanya tindak lanjut nyata dari dinas terkait untuk memperbaiki saluran irigasi secara permanen demi menjaga keberlangsungan pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Danau Gerak serta desa-desa sekitarnya.

(Darmanli)

KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait