GARUT – KRIMSUS86.COM,Pemerintah Kabupaten Garut resmi memiliki Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru. Drs. Rd. Satria Budi, M.Si., dilantik langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam kegiatan Apel Gabungan yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (2 November 2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam mengawal berbagai kebijakan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Garut.
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa penunjukan Satria Budi sebagai Pj Sekda telah melalui pertimbangan yang matang. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari rekam jejak, perilaku, integritas, hingga kinerja pejabat yang bersangkutan.
Menurut Bupati, seorang Sekretaris Daerah harus memiliki pemahaman menyeluruh terhadap kondisi daerah, arah kebijakan pemerintah, serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Keputusan menunjuk Satria Budi, lanjutnya, didasarkan pada pengamatan terhadap kinerja para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut selama ini.
Di tengah amanah baru yang diemban, Satria Budi langsung menghadapi tantangan besar, yakni mengawal perencanaan program pembangunan dan penyusunan anggaran daerah Tahun Anggaran 2027.
Bupati Garut mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tekanan serius menyusul adanya pengurangan anggaran sebesar Rp240 miliar dari total alokasi awal Rp436 miliar.
Kondisi tersebut menuntut Pemerintah Kabupaten Garut untuk lebih cermat dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Setiap perangkat daerah diharapkan mampu menyusun program yang efektif, terukur, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa keterbatasan kemampuan fiskal tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebaliknya, situasi tersebut harus dijadikan momentum untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, meningkatkan efektivitas belanja, serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal dan tepat sasaran.
Seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) juga diminta untuk bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada Pj Sekda dalam merumuskan program kerja tahun 2027.
Koordinasi bersama DPRD Kabupaten Garut menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan agar program yang disusun tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.
Selain menghadapi persoalan anggaran, Bupati Garut berharap kehadiran Pj Sekda yang baru mampu memperkuat soliditas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.
Sebagai koordinator penyelenggaraan administrasi pemerintahan daerah, Sekda memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan kepala daerah dengan pelaksanaan tugas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Komunikasi yang efektif, koordinasi lintas sektor, serta sinergi ant pejabat dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Bupati Garut pun menyampaikan ucapan selamat kepada Drs. Rd. Satria Budi, M.Si., atas amanah yang diberikan. Ia berharap Pj Sekda yang baru dapat menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Garut.
Dengan pengurangan anggaran yang mencapai Rp240 miliar, kepemimpinan Satria Budi dalam mengawal perencanaan dan pengelolaan anggaran Tahun 2027 menjadi ujian penting bagi efektivitas birokrasi Pemerintah Kabupaten Garut.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan tetap berjalan, pelayanan publik tetap optimal, serta penggunaan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
(Ajang.S//Redaksi)
KRIMSUS86.COM – TEGAS, LUGAS, TERPERCAYA






