Krimsus86.com, NIAS – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0213/Nias menggelar penyuluhan pencegahan stunting di Aula Kantor Camat Somolo Molo, Kabupaten Nias, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nonfisik TMMD ke-130 yang bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir. Setelah penyampaian materi sosialisasi, Satgas TMMD ke-130 melanjutkan kegiatan dengan membagikan paket kesehatan kepada sejumlah ibu hamil yang mengikuti penyuluhan.
Pemberian paket kesehatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan perhatian TNI terhadap kesehatan ibu hamil sekaligus bentuk dukungan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah sasaran pelaksanaan TMMD.
Danramil 02/Gido, Kapten Inf Maulana Yahya, yang mewakili Dandim 0213/Nias, menyampaikan harapannya agar kegiatan penyuluhan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para ibu hamil.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan, memperhatikan asupan gizi, serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal,” ujar Kapten Inf Maulana Yahya.
Ia berharap edukasi kesehatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan ibu dan anak, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dimulai sejak masa kehamilan.
Melalui penyuluhan pencegahan stunting dan pembagian paket kesehatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias terus menunjukkan komitmennya bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Diharapkan, kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkualitas, serta terbebas dari risiko stunting.
(Sediyaman Giawa)






