Lampung Timur | Krimsus86.com – Tim Bela Budaya Nusantara (BBN) Kabupaten Lampung Timur melaksanakan kegiatan pembersihan dan penataan Patung Muli Maghanai yang berada di Simpang Empat Perapatan, Desa Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus upaya menjaga ikon daerah agar tetap bersih, indah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Timur.
Puluhan anggota Tim Bela Budaya Nusantara bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan debu, lumut, serta kotoran yang menempel pada patung maupun area taman di sekitarnya. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai jalannya kegiatan.
Ketua Bela Budaya Nusantara Lampung Timur, Nurdin MG, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan sebuah monumen, tetapi juga menjadi simbol komitmen dalam menjaga identitas dan jati diri bangsa melalui pelestarian budaya.
“Kami memegang teguh semangat Merawat Akar Menjawab Zaman. Patung Muli Maghanai bukan sekadar pajangan, tetapi merupakan simbol sejarah, identitas, dan kebanggaan masyarakat Lampung. Jika akar budaya tidak dijaga, akan sulit bagi generasi mendatang menghadapi arus perubahan zaman. Oleh karena itu, kegiatan ini akan kami lakukan secara berkala dan kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta melestarikannya,” ujar Nurdin MG.
Masyarakat sekitar menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap Patung Muli Maghanai dapat terus dirawat sehingga menjadi ikon budaya yang semakin dikenal luas serta mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis budaya di Kabupaten Lampung Timur.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan harapan agar seluruh warisan budaya Nusantara tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.
(M. Dahlan//Red)






