TERBONGKAR! PELAKU SCAM INVESTASI DIDUGA SEWAKAN REKENING KELUARGA DAN MANIPULASI DATA

BANDUNG, KRIMSUS86.COM – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat mengungkap modus dugaan penipuan investasi online yang melibatkan pengelolaan rekening penampung hasil kejahatan serta manipulasi data autentikasi rekening.

Dalam kasus tersebut, seorang tersangka berinisial ED alias ELDAT diduga menyewakan rekening milik anggota keluarganya untuk menampung dana hasil kejahatan.

Berita Lainnya

Tidak hanya itu, tersangka juga diduga memanipulasi data autentik rekening milik orang lain dengan mengubah alamat rekening menjadi alamat rumah pribadinya di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Langkah tersebut diduga dilakukan untuk mempermudah pengelolaan sejumlah rekening yang digunakan sebagai penampung dana hasil dugaan penipuan.

Setelah dana korban masuk ke rekening yang dikelola, uang tersebut diduga dikonversi menjadi aset kripto berupa USDT melalui aplikasi Binance sebelum kemudian dikirimkan kepada pengendali jaringan yang diduga berada di Kamboja.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tersangka diduga memiliki peran dalam mengelola aliran dana hasil penipuan agar sulit dilacak.

“Tersangka bukan pelaku yang berhubungan langsung dengan korban, namun berperan sebagai pengelola rekening penampung dan mengubah hasil kejahatan menjadi aset kripto sebelum dikirim kepada pengendali jaringan,” ujar Hendra, Senin (27/7/2026).

Kasus tersebut bermula dari laporan korban yang mengaku mengalami kerugian sekitar Rp4 miliar akibat dugaan investasi bodong melalui platform Xexbit.

Penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya rekening lain yang digunakan dalam jaringan tersebut, termasuk menelusuri aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Proses hukum terhadap tersangka masih terus berjalan. Polda Jawa Barat juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi online yang menjanjikan keuntungan besar dan selalu memastikan legalitas serta kredibilitas platform investasi sebelum melakukan transaksi.

(KRIMSUS86.COM//RED)

Pos terkait