Polres Wonosobo Pastikan Seluruh Pendaki Gunung Sumbing Turun Selamat, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

WONOSOBO, KRIMSUS86.COM – Polres Wonosobo bersama TNI, BPBD, dan relawan memastikan seluruh pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Sumbing, wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah turun dengan selamat setelah terdeteksi kebakaran hutan di sekitar Pos 4 jalur Pencar, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar, Senin (19/10/2026).

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan para pendaki menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut. Petugas gabungan terus berkoordinasi dengan pengelola basecamp dan relawan untuk memantau situasi serta membantu pendaki yang masih berada di jalur pendakian.

Berita Lainnya

“Prioritas kami adalah memastikan seluruh pendaki turun dengan selamat. Kami terus berkoordinasi dengan tim gabungan dan pengelola basecamp untuk memantau situasi serta memastikan tidak ada pendaki yang tertinggal,” ujar Ricky.

Informasi kebakaran pertama kali diterima dari rombongan pendaki yang melihat titik api di sekitar Pos 3 pada Senin sore. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pengelola basecamp dan pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya, jalur pendakian Gunung Sumbing untuk sementara ditutup hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dan kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Kapolres Wonosobo juga menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan dengan pihak terkait di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang. Langkah tersebut diperlukan mengingat kawasan Gunung Sumbing berada di wilayah yang berbatasan dengan kedua kabupaten tersebut, sehingga penutupan jalur dapat diterapkan secara terpadu.

“Kami mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk mematuhi penutupan sementara ini dan tidak melakukan pendakian sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Keselamatan menjadi prioritas, sehingga koordinasi lintas wilayah terus kami lakukan,” kata Ricky.

152 Pendaki dan 10 Pendaki Jalur Garung Telah Turun

Berdasarkan pendataan petugas, sebanyak 152 pendaki yang tercatat melalui Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk, telah kembali dengan selamat.

Sementara itu, 10 pendaki yang melalui jalur Garung, Desa Butuh, dan sebelumnya masih dalam perjalanan turun, tiba di basecamp pada Selasa (20/10/2026) pukul 02.13 WIB.

Dengan demikian, seluruh pendaki yang terdata melalui kedua jalur tersebut telah turun dengan selamat. Petugas tetap mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi terkait kondisi kawasan pendakian.

Untuk mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat, petugas gabungan juga mendirikan posko pengaduan bagi keluarga pendaki di Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi bagi keluarga yang ingin memastikan keberadaan anggota keluarganya.

Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., turut memimpin personel Tim Siaga Bhayangkara dalam mendukung penanganan kejadian tersebut. Adapun upaya pemadaman dilakukan oleh relawan RPB Kecamatan Kalikajar.

Hingga berita ini disusun, penyebab kebakaran serta luas area hutan yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Masyarakat Diimbau Tidak Mendekati Lokasi Kebakaran

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat dan para pendaki diharapkan selalu mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang serta tidak memaksakan diri memasuki kawasan pendakian selama penutupan masih diberlakukan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran penanganan kebakaran sekaligus mencegah timbulnya korban jiwa maupun kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

(Cakmet KJN)

KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait