Wonosobo, Krimsus86.com – Program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari keberhasilan panen raya padi di Desa Rogojati, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (11/6/2026).
Tim media bersama Kapolsek Sukoharjo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), dan Pemerintah Desa Rogojati meninjau langsung lokasi panen yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa. Setibanya di lokasi, rombongan disambut hamparan sawah seluas sekitar 5 hektare yang dipenuhi tanaman padi menguning dan siap dipanen.
Koordinator Ketahanan Pangan Desa Rogojati, Khomeidi, menjelaskan bahwa masa tanam dimulai pada 15 Februari 2026 dan memasuki masa panen setelah sekitar 120 hari. Dari total lahan 5 hektare tersebut, produktivitas gabah mencapai rata-rata 4,5 ton per hektare.
“Total hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 22,5 ton gabah. Hasil panen tersebut dibeli sesuai harga standar pemerintah melalui Bulog, yakni Rp6.500 per kilogram,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator PPL, Kirmono, menyampaikan bahwa tingginya hasil panen didukung oleh tingkat kesuburan lahan yang baik, penggunaan benih unggul varietas Inpari 48 dan Ciherang, serta pemupukan yang dilakukan secara optimal.
Kepala Desa Rogojati, Etty Subiarti, mengungkapkan bahwa lahan yang digunakan dalam program ketahanan pangan terdiri dari 2 hektare tanah kas desa dan 3 hektare lahan bengkok perangkat desa yang dikelola untuk mendukung program tersebut.
“Program ketahanan pangan ini didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp162.080.000. Alhamdulillah, hasil panen tahun ini cukup memuaskan dan sesuai harapan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen dan bekerja sama menyukseskan program ini,” ujar Etty.
Menurutnya, keberhasilan panen raya tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan pertanian yang baik, didukung sinergi berbagai pihak, mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kapolsek Sukoharjo, AKP Slamet Riyanto, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan panen raya tidak lepas dari kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta jajaran kepolisian.
“Ke depan, kami berharap program ketahanan pangan ini terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” katanya.
Di sisi lain, Kanit Intelkam Polsek Sukoharjo, Aiptu Warsidi, bersama Bhabinkamtibmas setempat secara rutin melakukan pemantauan perkembangan tanaman setiap dua minggu sekali. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal hingga masa panen.
Masyarakat Desa Rogojati pun menyambut baik hasil panen tahun ini. Keberhasilan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian masyarakat desa secara berkelanjutan.
(Tim KJN Cakmet)






