MUARA ENIM — KRIMSUS86.COM — Majelis Taklim (MT) Al-Kohwah Tanjungenim, di bawah pengasuhan Ustadz Deni Santoso, S.Pd.I., menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (7/9/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri para jamaah pengajian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan dari unsur pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan.
Hadir sebagai penceramah utama, Kyai Sukin El-Asghor, Pimpinan Majelis Miftahul Huda Muara Enim. Sejumlah tokoh lainnya turut hadir, di antaranya Yones Tober Simamora, S.T., S.H., Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim; H. Herli Cikmadan, Ketua MWCNU Kecamatan Lawangkidul; Ustadz Tulus Abadi, S.Pd.I., Pengasuh Ponpes Madrasatul Qur’an Bukit Lawu; Ustadz H. Astoni, Pengasuh Ponpes Al-Qayid Tanjungenim; serta H. Agus Mularso, Ketua Yayasan Amaliyah Ilmiah Tanjungenim.
DPRD Muara Enim Sampaikan Komitmen Dukungan
Dalam sambutannya, Yones Tober Simamora menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan MT Al-Kohwah.
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan moral dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap aktivitas keumatan dan pengembangan sarana pendidikan keagamaan dinilai perlu terus diperhatikan.
“Pemerintah akan selalu mensupport semua kegiatan keagamaan. Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, kami berencana akan menganggarkan dana khusus untuk pembangunan dan perbaikan sarana prasarana pondok pesantren serta majelis taklim pada tahun anggaran 2027,” ujar Yones di hadapan jamaah.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah yang hadir.
Meski demikian, realisasi anggaran tersebut tentunya tetap mengikuti mekanisme penganggaran dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jamaah Lantunkan Shalawat dan Barzanji
Rangkaian peringatan Maulid Nabi diawali dengan lantunan shalawat serta pembacaan kitab Al-Barzanji yang diikuti bersama oleh para jamaah.
Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai kegiatan sejak awal hingga acara berlangsung.
Dalam tausiyahnya, Kyai Sukin El-Asghor mengingatkan jamaah agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, momentum tersebut hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita tiru sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam keseharian kita, baik dalam kepribadian pribadi maupun dalam interaksi bermasyarakat. Keteladanan beliau adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat,” pesan Kyai Sukin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjalankan ajaran agama dengan istiqamah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Kyai Sukin El-Asghor. Para jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar senantiasa diberikan kekuatan untuk menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW dan memperoleh perlindungan dari Allah SWT.
Peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat di Tanjungenim.
Pewarta: Herytasrony
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya






