Kebersamaan Satgas TMMD ke-130 dan Orang Tua Asuh di Lewuoguru I, Hangatkan Ikatan Kekeluargaan

NIAS, Krimsus86.com – Kehangatan dan kebersamaan antara personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0213/Nias dengan masyarakat kembali terlihat di Desa Lewuoguru I, Kabupaten Nias. Pada Rabu malam (21/10/2026), personel Satgas menikmati makan malam bersama keluarga orang tua asuh yang menjadi tempat tinggal mereka selama pelaksanaan program TMMD.

Salah satu keluarga yang merasakan kedekatan tersebut adalah keluarga Yusterman Lombu. Kehadiran personel TNI AD di rumahnya tidak hanya menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas, tetapi juga menghadirkan suasana kekeluargaan yang penuh kehangatan.

Berita Lainnya

Yusterman Lombu mengaku senang dan bangga karena rumahnya dipercaya menjadi tempat tinggal bagi personel Satgas TMMD selama menjalankan tugas di wilayah tersebut.

“Senang dan bahagia karena rumah kami jadi tempat tinggal personel Satgas TMMD. Ini suatu kebanggaan bagi keluarga kami,” ujar Yusterman Lombu.

Menurutnya, kebersamaan dengan personel TNI AD memberikan pengalaman tersendiri bagi keluarganya. Selain berbagi tempat tinggal, mereka juga dapat berinteraksi secara langsung, bercengkerama, serta menikmati hidangan bersama dalam suasana penuh keakraban.

“Selain tinggal di rumah kami, kami bisa berkumpul dan makan bersama. Ini pengalaman yang tidak biasa karena bisa makan bersama bapak-bapak TNI AD,” ungkapnya.

Momen makan malam bersama tersebut menjadi gambaran sederhana tentang kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas pelaksanaan tugas pembangunan, tetapi juga tumbuh melalui komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Program TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias tidak hanya berorientasi pada pembangunan sasaran fisik dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kehadiran personel Satgas di tengah keluarga orang tua asuh menjadi salah satu wujud nyata bahwa hubungan TNI dan masyarakat dapat tumbuh seperti keluarga sendiri. Dari rumah tempat tinggal, terbangun rasa saling menghargai, keakraban, dan ikatan persaudaraan yang diharapkan terus terpelihara.

Kebersamaan di Desa Lewuoguru I tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, melainkan juga dari kuatnya hubungan sosial dan semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat.

(Sediyaman Giawa)

KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait