TOBA | Krimsus86.com – Kasat Lantas Polres Toba, Iptu Elon Sitinjak, S.H., turun langsung menyapa para pelajar dalam rangka memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas, khususnya terkait larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar atau knalpot brong serta larangan balapan liar di jalan raya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Simpang SMP Swasta Budhi Dharma Balige dan SMA Bintang Timur Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Elon Sitinjak menyampaikan bahwa sosialisasi bertujuan menanamkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas sejak usia pelajar. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Kami memberikan penjelasan tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm standar SNI, larangan berkendara bagi pelajar yang belum memiliki SIM, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar, serta etika berlalu lintas di jalan raya. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas dan keselamatan berkendara,” ujar Iptu Elon Sitinjak.
Ia menyampaikan keprihatinan terhadap masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Menurutnya, masih terdapat pelajar yang mengendarai kendaraan meskipun belum memiliki SIM, menggunakan knalpot brong, serta mengemudikan atau membonceng kendaraan tanpa menggunakan helm.
“Kita sebenarnya prihatin, pelanggaran lalu lintas di jalan raya serta kasus kecelakaan pelajar di Kabupaten Toba sampai tahun 2026 ini jumlahnya masih tinggi. Budaya sadar tertib berlalu lintas tergolong rendah. Anak-anak pelajar sering melakukan pelanggaran seperti berkendara meski belum memiliki SIM, menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar, serta mengemudikan atau membonceng kendaraan tanpa mengenakan helm,” terang Elon.
Menurutnya, edukasi mengenai tertib berlalu lintas sangat penting dilakukan secara berkelanjutan agar para pelajar memahami bahwa keselamatan merupakan hal utama saat berada di jalan raya.
Iptu Elon menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya.
Ia juga berharap para siswa tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para siswa tidak hanya memahami aturan berlalu lintas, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin di jalan raya harus dimulai dari diri sendiri,” ujar Elon.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, tertib, serta turut berperan dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Toba.
(Arzaq Khair)






