NIAS – KRIMSUS86.COM – Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Nias bergerak cepat menindaklanjuti gangguan arus lalu lintas akibat badan jalan amblas di ruas Jalan Arah Teluk Dalam Km 47,8, Desa Sindrondro, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sabtu (8/8/2026).
Jalan yang mengalami amblas tersebut mengakibatkan satu unit truk Fuso Engkel terperosok dan terpuruk. Kondisi itu menyebabkan jalur alternatif yang dibangun oleh Dinas PUPR sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi.
Menerima informasi mengenai kondisi tersebut, personel Sat Lantas Polres Nias segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengatur arus lalu lintas.
Dua personel, yakni Brigpol Johardi Hutauruk dan Bripda Olis Lawolo, berada di lokasi untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta memberikan imbauan kepada para pengguna jalan.
Dalam penanganannya, petugas melakukan pengaturan lalu lintas dengan kondisi sebagai berikut:
Kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian.
Kendaraan roda empat sementara dialihkan atau dihentikan sambil menunggu kondisi jalan kembali memungkinkan untuk dilalui.
Petugas tetap berjaga dan mengatur antrean kendaraan guna mencegah terjadinya kepadatan yang lebih parah.
Sat Lantas Polres Nias mengimbau masyarakat yang akan melintasi ruas jalan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan, bersabar, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengguna kendaraan roda empat juga diimbau mencari jalur alternatif apabila memungkinkan hingga kondisi jalan kembali normal.
Kehadiran personel Sat Lantas Polres Nias di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di tengah kondisi jalan yang mengalami gangguan.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat TA’ORAHU NIAS, yakni Tanggap, Open, Rampung, Humanis, Melayani, Proaktif, dan Santun, sebagai komitmen Polres Nias dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(Sediyaman Giawa)






