GOWA | Krimsus86.com – Sosok IPTU Firman, S.H., M.H., dikenal sebagai perwira Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Selama mengemban amanah sebagai Kasat Resnarkoba Polres Gowa, ia tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan.
Di bawah kepemimpinannya, Satresnarkoba Polres Gowa berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana narkotika. Di sisi lain, IPTU Firman juga intens menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta insan pers guna memperkuat edukasi dan kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba.
Dalam berbagai kesempatan, IPTU Firman kerap menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di sekolah, perguruan tinggi, maupun forum kemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan sinergi dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, ia juga dikenal membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, menerima kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Hubungan yang harmonis dengan insan media turut menjadi sarana penting dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Komitmen terhadap pendekatan humanis juga diwujudkan melalui program pembinaan terhadap para tahanan. Salah satunya melalui kegiatan “Jumat Berkah”, di mana IPTU Firman bersama personel Satresnarkoba Polres Gowa makan bersama para tahanan, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan motivasi agar memiliki tekad memperbaiki diri setelah menjalani proses hukum. Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mencerminkan keseimbangan antara penegakan hukum dan pembinaan.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai IPTU Firman mampu memadukan ketegasan dalam penegakan hukum dengan pendekatan persuasif yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Penilaian tersebut menjadikannya dikenal sebagai sosok yang mudah berbaur, komunikatif, dan mampu membangun sinergi lintas sektor dalam upaya pemberantasan narkotika.
Kini, IPTU Firman dipercaya mengemban tugas baru sebagai Panit II Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan. Berbagai pihak berharap pengalaman, dedikasi, integritas, serta pendekatan humanis yang selama ini diterapkannya dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika di tingkat provinsi.
Dengan pengalaman lapangan yang dimiliki, semangat kolaborasi, serta komitmen terhadap pelayanan yang profesional, IPTU Firman diharapkan terus menjadi bagian dari penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
(Mj@19)






