BANGGAI LAUT – KRIMSUS86.COM
Ancaman gangguan kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius di tengah masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut, Aryanto A. Latta, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap yang berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Imbauan tersebut disampaikan pada Kamis (15/10/2026), sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan dini di tengah kondisi udara yang berpotensi tercemar asap kebakaran.
Aryanto A. Latta mengingatkan bahwa asap karhutla bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma dan penyakit paru-paru.
JANGAN TUNGGU SESAK NAPAS BARU WASPADA
Paparan asap kebakaran dapat menyebabkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari mata perih, iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, hingga sesak napas. Bagi masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan, kondisi udara yang tercemar asap juga dapat memperburuk gejala yang dialami.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan potensi bahaya asap karhutla dan segera melakukan langkah perlindungan sejak dini.
Warga yang tidak memiliki keperluan mendesak dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara dipenuhi asap. Masyarakat juga disarankan menggunakan masker yang sesuai, menutup pintu dan jendela apabila asap masuk ke dalam rumah, serta menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan. Orang tua diharapkan membatasi paparan asap terhadap anak-anak, sedangkan lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan diminta lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.
Langkah pencegahan tersebut penting dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran.
PEMBAKARAN LAHAN JANGAN SAMPAI MEMPERBURUK KONDISI
Selain mengingatkan masyarakat mengenai bahaya paparan asap, pencegahan kebakaran juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan bersama.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka maupun membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, meningkatkan pencemaran udara, serta memperbesar risiko paparan asap bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Upaya mencegah karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Dengan menghindari pembakaran terbuka dan menjaga lingkungan sekitar, masyarakat turut berperan dalam mengurangi sumber pencemaran udara sekaligus melindungi kesehatan keluarga dan warga lainnya.
WARGA DIMINTA SEGERA MENCARI PERTOLONGAN MEDIS
Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala kesehatan yang muncul setelah terpapar asap kebakaran.
Warga yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata yang tidak kunjung membaik disarankan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Apabila mengalami sesak napas berat atau kesulitan bernapas, masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis darurat.
Pengenalan gejala sejak dini dan penanganan yang tepat menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius, khususnya pada kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi.
KESEHATAN DAN KESELAMATAN WARGA HARUS MENJADI PRIORITAS
Imbauan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut, Aryanto A. Latta, menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa perlindungan terhadap kesehatan di tengah ancaman asap karhutla harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal.
Masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga gangguan kesehatan muncul untuk mengambil tindakan pencegahan. Mengurangi aktivitas di luar ruangan saat udara tercemar, menggunakan perlindungan yang sesuai, menghindari pembakaran terbuka, serta segera mencari pertolongan medis ketika mengalami gejala serius merupakan langkah penting yang perlu dilakukan.
Kesadaran dan kepedulian bersama diharapkan dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan akibat asap kebakaran, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Banggai Laut.
Kesehatan warga adalah prioritas bersama. Kewaspadaan hari ini menjadi langkah penting untuk melindungi keluarga dan masyarakat dari dampak buruk asap karhutla.
Penulis: Susanto
Media Cetak Online KRIMSUS86.COM
Tegas, Lugas, Terpercaya






