TOBA, KRIMSUS86.COM — Polres Toba menggelar kegiatan Ngopi Bersama Warga di Kedai Kopi Napitupulu, Jalan Mufakat, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Polri dalam mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Toba serta Kapolsek Porsea.
Turut hadir Sekretaris Kecamatan Porsea, Erpika Sinaga, Kepala Desa Parparean II, Saut Napitupulu, tokoh masyarakat, warga Desa Parparean II, serta personel Polres Toba.
Mengusung semangat program prioritas Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, kegiatan ini dikemas secara santai dan terbuka. Kapolres bersama jajaran kepolisian duduk bersama warga sembari menikmati kopi, berdialog, serta bertukar pikiran mengenai berbagai dinamika sosial dan situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Toba berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta membuka ruang komunikasi dua arah guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Antusiasme warga terlihat dari berbagai masukan, informasi, hingga keluhan yang disampaikan terkait kondisi kamtibmas di lingkungan mereka.
Kepala Desa Parparean II, Saut Napitupulu, menyambut baik pelaksanaan kegiatan Ngopi Bersama Warga yang dinilai positif dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan kepolisian.
“Ini sangat positif. Masyarakat bisa duduk bersama, ngobrol langsung, menyampaikan aspirasi maupun keluhan. Jadi, masyarakat bisa menyampaikan apa yang menjadi keluhan untuk mencari solusi bersama,” ungkap Saut Napitupulu.
Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Toba untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan terbuka.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian (hate speech) yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Masyarakat juga diharapkan semakin bijak dalam menggunakan media sosial serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Selain itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba, praktik judi online, serta kenakalan remaja yang dapat merusak kehidupan sosial dan generasi muda.
Kapolres Toba juga menekankan pentingnya keberanian masyarakat dalam menyampaikan informasi, keluhan, maupun laporan apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan kepolisian. Jangan takut menyampaikan keluhan, memberikan masukan, ataupun melaporkan permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing ke Polsek terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110,” ungkap AKBP V.J. Parapaga.
Ia menegaskan bahwa Polres Toba senantiasa membuka ruang komunikasi bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan Ngopi Bersama Warga ini menjadi gambaran nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun kepercayaan publik. Melalui dialog sederhana di tengah masyarakat, diharapkan hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga semakin kuat.
Polres Toba berharap sinergi yang terjalin dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, serta memperkuat semangat kebersamaan.
Polisi bersama masyarakat. Dari secangkir kopi dan percakapan sederhana, kepercayaan serta kemitraan antara Polri dan masyarakat terus dibangun.
(Arzaq Khair)






